Gelar Rakor, Wabup Takalar Minta Data Orang Miskin

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Takalar, dan sejumlah OPD terkait lingkup Pemda Takalar, Jumat (24/5/2019).

Gelar Rakor, Wabup Takalar Minta Data Orang Miskin
darullah / tribun timur
Wakil Bupati Takalar, Achmad Dg. Se’re memimpin Rapat TKPKD, Kamis (23/05/2019) Siang. 

TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi base data terpadu penaggulangan kemiskinan daerah Kabupaten Takalar 2019.

Rakor dipimpin oleh Wakil Bupati Takalar, Achmad Dg. Se’re.

Pemkab Maros Cairkan THR ke 6.700 ASN, Jumlahnya Segini

Taklukkan Chinese Taipei 3-2, Indonesia akan Bertemu Jepang di Semifinal Piala Sudirman 2019

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para camat se-Kabupaten Takalar, dan sejumlah OPD terkait lingkup Pemda Takalar, Jumat (24/5/2019).

Wakil Bupati Takalar Achmad Dg. Se’re, meminta kepada dinas terkait, seluruh camat, aparat desa, atu lurah, untuk tetap melengkapi data warga miskin di daerahnya.

Selain itu, Achmad Dg. Se're, berharap agar tim yang dibentuk dapat bekerja sama untuk mengevaluasi masalah data warga miskin, yang ada di kecamatan dan desa.

Beberapa masalah yang ditemukan seperti, basis data terpadu yang belum berjalan secara maksimal, dan pengolahan data yang belum terverifikasi secara jelas.

“Kita berharap dalam data base terpadu ini, harus selalu terjaga sinkronisasi antara data dari statistik, dengan data dari dukcapil, sehingga ada keseimbangan penyinkronisasian data,” Ujar H. Ahcmad Dg. Se’re.

H. Achmad Dg. Se’re menambahkan, sesuai himbauan bupati, kemiskinan wajib hukumnya diketahui lebih awal, bukan datang dari media sosial atau media cetak.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk jujur dalam mengisi format data kemiskinan yang akan dilaporkan, sehingga tidak terjadi lagi pemberian bantuan tidak tepat sasaran.

Sedangkan Camat Mangarabombang Mappaturung, mengusulkan kepada pimpinan agar hasil evaluasi data warga miskin disetiap wilayah di Kabupaten Takalar, sebaiknya diumumkan diruang publik agar transparan dan akuntabel.

Saat Telkomsel menggelar buka puasa (bukber) bersama dengan para Mitra Authorized Dealer(Mitra AD) se-area Pamasuka  di Ballroom Eboni, Hotel Gammara, Makassar pada hari Rabu (22/5/2019).
Saat Telkomsel menggelar buka puasa (bukber) bersama dengan para Mitra Authorized Dealer(Mitra AD) se-area Pamasuka di Ballroom Eboni, Hotel Gammara, Makassar pada hari Rabu (22/5/2019). (nur fajriani/ tribun timur)

“Selain di masjid, sebaiknya daftar nama warga miskin yang telah dievaluasi ditempel disetiap sudut dusun, atau lingkungan dalam bentuk spanduk, sehingga masyarakat akan melihat sendiri mana diantara mereka yang sebenarnya layak dan tidak layak masuk kategori warga miskin,” urai Mappaturung.

 Laporan wartawan TribunTakalar.com. Darullah, @uul_darullah.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Darullah
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved