KDRT, Staf Bawaslu Sulsel Dijebloskan ke Sel Polres Gowa

Oknum staf Bawaslu tersebut bernama Radinal Rahman (29), warga BTN Zarindah Blok B No 14 Kelurahan Tamarunang

KDRT, Staf Bawaslu Sulsel Dijebloskan ke Sel Polres Gowa
ari maryadi/tribungowa.com
NA (kanan) korban KDRT didampingi Kuasa Hukum, Adillah Dinasty Shafril (kiri) memperlihatkan surat kuasa pendampingan proses hukum di Kantor Hukum Advokat dan Konsultan Hukum, Jl Rusa Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Seorang staf Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan ke polisi.

Oknum staf Bawaslu tersebut bernama Radinal Rahman (29), warga BTN Zarindah Blok B No 14 Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Radinal dilaporkan ke polisi atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya sendiri NA (24).

Kuasa hukum korban, Adillah Dinasty Shafril mengatakan kejadian nahas tersebut pada Hari Minggu 14 April 2019 lalu. Ketika itu pelaku dan korban terlibat cekcok.

Cekcok tersebut berlangsung di rumah orangtua korban, Dusun Pa'rappunganta, Desa Kampili, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Permasalahannya adalah Radinal disebutkan mendesak meminta buka nikahnya. Namun NA menyampaikan tidak memilikinya.

Cekcok pun memanas. Radinal naik pitam lalu memukuli istrinya.

"Pelaku memukul klien kami mulai dari kepala, pundak, lengan, dan pipi kirinya," kata Adillah kepada Tribun Timur, Kamis (23/5/2019).

Setelah kejadian tersebut, korban melapor ke aparat kepolisian. Korban lalu menjalani visum di RS Kallong Tala sebagai bagian dari penyidilikan polisi.

"Klien kami juga telah menjalani visum untuk memperkuat alat bukti. Di situ dijelaskan luka-luka lebam yang dialami klien kami," sambung Adillah.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved