Danny Pomanto Nonjobkan Sejumlah Pejabat Makassar, Iqbal Suhaeb: Orang Berprestasi Semua

Iqbal membeberkan, ada kerancuan penataan birokrasi di Pemkot Makassar, banyak pegawai senior yang dulunya berprestasi justru di nonjobkan

Danny Pomanto Nonjobkan Sejumlah Pejabat Makassar, Iqbal Suhaeb: Orang Berprestasi Semua
abdiwan/tribuntimur.com
Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal S Suhaeb bersilaturahmi ke kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Makassar, Senin (20/5/2019) malam. Dalam kesempatan itu, Iqbal mengungkapakan rencana menghapus penasehat wali kota dan diganti petugas kebersihan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pj Walikota Makassar M Iqbal Suhaeb mengajukan surat kepada Gubernur Sulsel dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI perihal jabatan strategis yang menempatkan pejabat yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan pangkatnya.

Hal tersebut diungkapkan Iqbal daat ditemui disela pelantikan Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar, Kamis (23/5/2019).

"Ini pak Sekda Makassar sementara di Jakarta untuk menyelesaikan kondisi di kota Makassar," ujar Iqbal.

Baca: Simpul Muda Community Kembali Gelar Makassar Futsal League

Baca: Wali Kota Danny Pomanto Nonjobkan Sejumlah Pejabat dan Siapkan Mutasi Gerbong Kedua

Baca: Di Nonjob Wali kota, Begini Kini Nasib Mantan Camat Biringkanayya

Tak hanya itu, Iqbal membeberkan, ada kerancuan penataan birokrasi di Pemkot Makassar, di mana banyak pegawai senior yang dulunya berprestasi justru di nonjobkan pimpinan sebelumnya.

Iqbal mengaku dirinya tidak tega melihat ada pihak yang dulunya berprestasi tapi di nonjobkan tanpa melalui mekanisme kepegawaian.

"Jadi yang non job ini saya kasih pekerjaaan tambahan, semisal ada yang koordinir parkir, kebersihan sambil kita benahi pemerintahan di Pemkot Makassar. Mereka ini orang berprestasi semua," katanya.

Yang anehnya lanjut Iqbal, pasca pelantikan 600 orang pejabat eselon III dan IV di Pemkot Makassar oleh Wali kota Makassar Danny Pomanto sebelum berakhir masa jabatan, rupanya para pejabat tidak langsung menerima SK dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Makassar.

"Soal SK tanya langsung ke BKD, dia kan yang atur kemarin," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah memberikan apresiasi kepada Iqbal Suhaeb karena ada niat untuk membenahi pemerintahan di Pemkot Makassar.

Tentu kata Nurdin, setiap rencana yang baik dan dapat memberikan kontribusi kepada negara, Pemprov sebagai pembina kepegawaian di Sulsel sudah pasti memberikannya support.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved