'Perang' Amerika Serikat vs China, Kabar Buruk bagi Pengguna Huawei,Tak Bisa Nikmati Layanan Google?

Dampak perang dagang antara Amerika Serikat vs China, pengguna Huawei Dapat Kabar Buruk, Terancam Tak Bisa Pakai Android Lagi?

'Perang' Amerika Serikat vs China, Kabar Buruk bagi Pengguna Huawei,Tak Bisa Nikmati Layanan Google?
fadhly/tribun-timur.com
'Perang' Amerika Serikat vs China, Kabar Buruk bagi Pengguna Huawei,Tak Bisa Nikmati Layanan Google? 

TRIBUN-TIMUR.COM-Dampak perang dagang antara Amerika Serikat vs China, pengguna Huawei Dapat Kabar Buruk, Terancam Tak Bisa Pakai Android Lagi?

Vendor smartphone Huawei pun terancam kehilangan lisensi sistem operasi Android miliknya yang digunakan saat ini.

Kabar buruk bagi pengguna Huawei ini karena Google akan menanggugkan bisnis dan kerjasama dengan Huawei baik hardware maupun software.

Langkah ini disebut sebagai dampak dari larangan penggunaan teknologi Huawei di Amerika Serikat yang sudah disahkan menjadi undang-undang oleh Presiden Donald Trump.

Baca: TRIBUNWIKI: Huawei P Smart Z Pakai Kamera Selfie Pop Up, Ini Spesifikasi, Harga, Video First Look

Baca: Jajaki Kerja Sama, Manajemen Manufaktur Huawei Kunjungi War Room Balaikota

Baca: Daftar Harga HP Terbaru April 2019 di Bawah Rp 2 Juta, Samsung, Xiaomi, Oppo, Asus, Vivo & Huawei

Huawei ponsel 4e
Huawei ponsel 4e (Bejagadget)

Peraturan pemerintah AS juga melarang Huawei membeli segala komponen dalam bentuk apapun dari perusahaan AS, tanpa persetujuan pemerintah setempat.

Menurut sumber terdekat, kebijakan pemerintah AS ini tentu akan berpengaruh besar pada lini bisnis ponsel pintar Android milik Huawei.

Selain kehilangan lisensi, smartphone Android berikutnya yang digarap Huawei akan kehilangan akses ke layanan utama milik Google termasuk Google Play Store, Gmail, hingga YouTube.

"Kami mematuhi order yang diberikan (pemerintah AS) dan sedang menganalisis dampaknya", ujar juru bicara Google ke situs teknologi Android Police.

Kendati demikian, Huawei masih memiliki kesempatan untuk menggunakan sistem operasi Android meski telah kehilangan lisensi.

Pasalnya Android merupakan sistem operasi terbuka (open-source) yang berbasis komunitas.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved