Pelantikan 193 Pejabat Pemprov Sulsel Ditunda, Ini Alasan Nurdin Abdullah

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mengatakan bahwa dirinya belum menentukan hari pelantikan.

Pelantikan 193 Pejabat Pemprov Sulsel Ditunda, Ini Alasan Nurdin Abdullah
abdiwan/tribun-timur.com
Gubernur Nurdin Abdullah saat melakukan siaran langsung dalam rangka HUT ke-23 Smart FM, di Studio Smart FM, gedung Tribun Timur Makassar, Senin (20/5/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pelantikan 193 pejabat Pemprov Sulsel kembali ditunda yang sebelumnya dijadwal digelar pada Senin (20/5/2019) hari ini.

Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah mengatakan bahwa dirinya belum menentukan hari pelantikan.

"Belum ada yang tentukan harinya kok, hanya saja kita baru rencana Senin kalau urusan administrasi sudah kelar," ujarnya.

 Aksi 22 Mei, Ini Imbauan Kapolres Mamasa

AXA Mandiri Unit Syariah Ajak Nasabah di Sulsel Berwakaf, Tawarkan Asuransi Jiwa Syariah

Menurutnya pihaknya saat ini tak ingin lagi mengulang kesalahan yang kedua kalinya, sehingga dirinya dan jajarannya harus cermat betul dalam mempromosikan jabatan kepada asn Pemprov Sulsel.

Nurdin pun berharap pekan ini semua sudah selesai atau dilantik ulang.

Saat ini ia mendengar banyak pejabat yang tidak mau lagi kembali ke jabatannya semula, begitu pun pejabat yang belum menerima SK belum ingin pindah. Hal ini membuat konsentrasi para pejabat kata Nurdin tidak maksimal.

Atas kondisi ini Nurdin pun mengaku harus bekerja ekstra.

TRIBUNWIKI: Diikuti Sasaeng Hingga ke Tempat GYM, Ini Profil Kai EXO

Nurdin khawatir jika pelantikan dipercepat atau tergesah gesah akan dianulir lagi. Hasilnya tentu akan merugikan.

"Lebih baik perfect," tambahnya.

Untuk sementara lanjut Nurdin, pihaknya mengimbau kepada seluruh pihak agar kembali ke nol atay jabatan semula.

Bagaiman jika ada yang tidak mau kembali?

"Itu mi, bagi dua saja," ujar Nurdin.(*)

 
Laporan wartawan tribun-timur.com, Saldy

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved