Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jack Ma

Orang Terkaya Ini Minta Karyawan Berhubungan Intim 669 '6 Kali dalam 6 Hari & Tahan Lama'

Dilansir Shanghaiist, ucapan Jack Ma, sang Bos Alibaba itu disebut terlontar saat memberikan sambutan di depan karyawan barunya.

Editor: Ansar
Tribunnews.com
Pernyataan kontroversial Jack Ma, minta karyawannya agar berhubungan intim 6 kali dalam sehari. 

TRIBUN TIMUR.COM -  Biasanya, apapun yang diucapkan pengusaha sukses dunia akan jadi kalimat inspiratif bagi orang-orang lain untuk ikut sukses.

Tapi, kutipan dari orang terkaya di China, bahkan di dunia, Jack Ma, ini, sungguh pantas membuat dahi orang berkerut.

Dilansir Shanghaiist, ucapan Jack Ma, sang Bos Alibaba itu disebut terlontar saat memberikan sambutan di depan karyawan barunya.

 Jelang KPU Umumkan Hasil Pilpres 2019 22 Mei, Inilah Real Count Terbaru Suara Jokowi vs Prabowo

 Ada Geray Zakat di Kantor Bupati Bulukumba, Ini Tujuannya

Bagaimana tidak, Jack Ma meminta agar para karyawannya itu setiap hari rutin berhubungan intim minimal sekali dalam sehari!

Jack Ma mengatakan hal tersebut setelah sebelumnya mengeluarkan kebijakan kontroversial.

Ia mempromosikan sistem bekerja 996, yang dituding akan membuat manusia stres dan kelelahan bekerja.

Baca: Sepasang Kekasih Karyawan Rumah Makan Siaran Live Hubungan Intim, Berikut Pengakuan Si Lelaki

Sistem bekerja 996 adalah, setiap hari karyawan Jack Ma harus bekerja dari pukul 9.00 hingga pukul 21.00, dan masuk kerja 6 hari dalam seminggu. 

Jack Ma menerapkan sistem ini, dengan tujuan menuntut karyawannya untuk bekerja keras.

Nah, karena sudah bekerja keras, maka menurut Jack ma, manusia harus menerapkan falsafah 'work hard, play hard'.

Cara tersebut, adalah melakukan hubungan intim dengan lebih intens.

Nah, konsep ini, diperkenalkan Jack Ma dengan nama 669.

"Apa itu 669? 6 hari, 6 kali, dengan lebih lama menjadi kuncinya," kata Jack Ma, sambil tersenum kepada karyawannya. 

 Link Live Streaming PSM vs Semen Padang, Suporter PSM di Wajo Harap Markkanen Cetak Gol

Selain melepas penat, Jack Ma juga bersikukuh karyawannya harus melawan kebijakan pemerintah soal pembatasan anak.

Ia mendorong karyawannya agar punya sebanyak-banyaknya anak.

Malah, menurut Jack Ma, anak adalah investasi yang lebih potensial ketimbang properti. 

Tiga Nasehat Jack Ma yang Terkenal

Jack ma sendiri pernah memberi 3 nasehat sukses kepada para pengusaha muda.

Apa saja nasehat Jack Ma itu?

1. Jangan menunggu masyarakat siap

Seringkali, orang tidak bertindak atas ide-ide mereka karena mereka berpikir masyarakat tidak siap untuk apa yang ada dalam pikiran mereka.

Namun, justru karena ada celah yang bisa diusahakan oleh pengusaha muda ini.

"Jika semuanya sudah siap, Anda tidak memiliki nilai," kata Ma dalam pertemuannya dengan IMF pekan lalu.

Ketika dia mendirikan Alibaba pada tahun 1999, hanya sedikit orang yang memiliki akses ke Internet, apalagi bertransaksi online untuk membeli dan menjual barang.

Sekarang, perusahaannya telah menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, dengan bisnis di e-commerce, pembayaran digital, media sosial dan banyak lagi.

2. Hidup tidak seharusnya mudah

Pengusaha harus terbiasa dengan penolakan, kata Ma.

Belajar menangani penolakan membuat orang menjadi tak kenal takut, yang merupakan sifat penting yang harus mereka miliki, jelasnya.

Menjadi tak kenal takut juga membuat orang lebih optimistis, yang membuat mereka terus berjalan ketika kehidupan menjadi sulit, tambahnya.

Ma sendiri telah menceritakan banyak cerita tentang penolakan yang dia hadapi dalam kehidupan, seperti ketika dia ditolak untuk bekerja di KFC.
 

Tapi bagaimana orang mengembangkan keberaniannya? Menurut Ma, itu membutuhkan pergeseran pola pikir.

"Sebagai pengusaha, Anda mesti memaksa keluar untuk menjual sesuatu. Anda harus mengatakan kepada diri sendiri: “Hari ini saya mendatangi 10 pelanggan, mereka semua akan mengatakan tidak, itu biasa.”

“Usahakan Anda kembali bahagia. Jika Anda menjual ke salah satunya, Anda harus sangat bahagia, Anda lebih baik dari yang Anda pikirkan,” jelasnya.

3. Jangan belajar untuk menjadi sukses

Perjalanan Ma dalam membangun Alibaba menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia dapat disebut sebagai kisah sukses.

Namun, apa yang dia lakukan dengan benar untuk menjadi sukses bukanlah sesuatu yang ingin dia bagikan dengan pengusaha pemula, kata Ma.

"Kami tidak akan pernah mengajarkan orang bagaimana menjadi sukses. Harvard, Yale tidak mengajarkan orang bagaimana menjadi sukses. Ketika orang belajar terlalu banyak kisah sukses, mereka berpikir mereka bisa sukses dengan mudah," katanya.

Sebaliknya, dia ingin mengajar orang lain bagaimana mengatasi tantangan sehingga mereka siap untuk kehidupan yang keras.

"Kami ingin berbagi dengan orang-orang kesalahan apa yang kami buat. Ini kesalahan, pelajaran yang kami ambil bahwa itu membuat kemajuan pada diri sendiri," katanya. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved