Mandek di Polres Parepare, ITCW Pertanyakan Perkembangan Kasus TIK Disdik

Pasalnya kasus yang dilidik Polres Parepare sejak 2017 atau dua tahun lalu tersebut hingga saat ini tidak ada lagi progress atau mandek.

Mandek di Polres Parepare, ITCW Pertanyakan Perkembangan Kasus TIK Disdik
mulyadi/tribunparepare.com
Mapolres Parepare 

TRIBUNPAREPARE.COM, UJUNG - Kasus dugaan korupsi pengadaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare, saat ini mulai dipertanyakan.

Pasalnya kasus yang dilidik Polres Parepare sejak 2017 atau dua tahun lalu tersebut hingga saat ini tidak ada lagi progress atau mandek.

Koordinator Indonesia Timur Coruption Watch (ITCW), Jasmir L Lainting, mempertanyakan keseriusan polisi dalam mendalami kasus ini.

"Ini sudah lama pasca dilidik tetapi kok diam-diam saja. Harusnya ada kepastian apakah ada pelanggaran atau tidak,"tuturnya, Minggu (19/5/2019).

Link Live Streaming PSM vs Semen Padang, Kapolsek Enrekang Optimis PSM Bakal Menang 3-0

 Ustaz Yusuf Mansur Jawab Kabar Meninggal Dunia Ustaz Arifin Ilham di Penang Malaysia, Soal Wasiatnya

Kasus ini sendiri diduga terjadi mark up atau pemotongan dari anggaran Rp 1,5 miliar dan mengalir ke sejumlah oknum.

Dalam kasus ini diketahui selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kala itu masih Anwar Saad.

Sedangkan rekanan proyek yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 yakni Andi Ruslan.

Polsek Mamuju Bagi-bagi Sembako Pada Kaum Duafa

Sebelumnya 2017 lalu, Kanit Tipikor Polres Parepare, Ipda Sukri mengaku jika proses kasus ini sementara akan dikoordinasikan dengan BPKP.

Alokasi anggaran pengadaan itu sendiri diperuntukkan bagi SMP sebesar Rp 750 juta dan SD sebesar Rp 850 juta.(adi)

Laporan Wartawan Tribun Timur,@adibrencheck

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Mulyadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved