Kejati Sulsel Agendakan Periksa Bupati Bulukumba, Ini Jadwalnya

"Selesai pemilu seluruh pihak terkait, termasuk Bupati akan dipanggil dan diperiksa terkait kasus itu," kata Salahuddin kepada wartawan di ruanganya

Kejati Sulsel Agendakan Periksa Bupati Bulukumba, Ini Jadwalnya
hasan/tribun-timur.com
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat, Salahuddin 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim Penyidik  Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat mengagendakan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Bupati Bulukumba, A Sukri A. Sappewali.

Sukri diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi Kementerian PUPR untuk pencairan anggaran DAK pembangunan proyek saluran irigasi di  Bulukumba, senilai Rp 49 miliar.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Salahuddin mengatakan,  agenda pemeriksaan terhadap Bupati, setelah penetapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden oleh KPU 22 Mei mendatang.

Era DOAMU, RSU Arifin Numang Setop Pelayanan BPJS, Ini Dampaknya ke Pasien

BERLANGSUNG SKOR 0-0 Live INDOSIAR Live Streaming Barito Putera vs Persija - Keangkeran 17 Mei

"Selesai pemilu seluruh pihak terkait, termasuk Bupati akan dipanggil dan diperiksa terkait kasus itu," kata Salahuddin kepada wartawan di ruanganya, Senin (20/05/2019).

Menurut Penyidik Kejati selama ini sudah memeriksa beberapa orang saksi yang diduga mengetahui proyek saluran irigasi di  Bulukumba.

Hanya saja  belum dibeberkan nama namanya yang sudah dimintai keterangan.

Dalam kasus ini juga menuai sorotan sejumlah mahasiswa. Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM) Sulawesi Selatan berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Senin (20/05/2019).

Mereka mendesak agar Kejaksaan segera memanggil dan memeriksa  Bupati Bulukumba.

Bupati dituding terlibat dalam kasus dugaan korups  suap proyek irigasi senilai Rp 49 miliar di Kabupaten Bulukumba 2017.

Perserta aksi juga mempertanyakan kepada  Kejaksaan sejauhmana penanganan kasus tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved