Akademisi: Promo Ojol Bisa Picu Monopoli dan Beratkan Mitra Driver

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mulsim Indonesia (UMI) Makassar, Syamsuri Rahim mengkhawatirkan semua pihak makin bergantung.

Akademisi: Promo Ojol Bisa Picu Monopoli dan Beratkan Mitra Driver
Muhammad Fadly Ali
Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mulsim Indonesia (UMI) Makassar, Syamsuri Rahim 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Guna menjaga industri yang lebih baik, perang tarif promo jor-joran diharapkan segera berakhir.

Jika tak segera diselesaikan, akan banyak kekhawariran yang muncul.

Jaga Keamanan di Bulan Ramadhan, Ini Dilakukan Polres Sidrap

Terindikasi Ada Kebocoran PAD, ITCW Desak Kepala UTPD Parkir Parepare Dicopot

Wakil Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mulsim Indonesia (UMI) Makassar, Syamsuri Rahim mengkhawatirkan semua pihak makin bergantung dengan hanya satu entitas bisnis.

Bahkan, diskon besar-besaran itu juga akan berdampak kepada layanan kepada konsumen menjadi buruk.

Apalagi dengan kategori pasar di Indonesia, menurut dia, memiliki perilaku konsumen yang tidak terlalu memerhatikan aspek keselamatan.

“Kemudian, pelaku bisnis lain yang tidak bisa bersaing dan dipaksa mengikuti model ojol, nanti melahirkan pasar ojol yang dimonopoli perusahaan tertentu dan kemudian mengendalikan semuanya," kata Syamsari belum lama ini

"Jadi kalau Monopoli sudah terjadi, ujung-ujung konsumen jadi korban dan nanti seenaknya mengatur tarif,” jelas Syamsuri menambahkan.

Diketahui, aksi perang tarif promo ojek online (ojol), dinilai masih akan terus terjadi. Perang tarif promo tersebut dinilai akan menganggu industri layanan transportasi berbasis aplikasi tersebut kepada public pengguna ojek online.

Langkah perusahaan transportasi daring (online) asal Malaysia, Grab misalnya meluncurkan strategi promosi tarif sampai Rp 1 per sekali jalan.

Pakar Transportasi Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr Ir Syafi'i mengatakan, kalau sampai ada yang memberikan diskon lebih 70 persen, ini merupakan mekanisme yang kurang sehat.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved