Citizen Reporter

Peduli Disabilitas Netra Perempuan, Tim PKM Unhas Gelar Pelatihan dan Pengembangan Keberanian

TIM PKM Unhas melakukan pelatihan dan pengembangan keberanian atau kepercayaan diri disabilitas netra perempuan Makassar

Peduli Disabilitas Netra Perempuan, Tim PKM Unhas Gelar Pelatihan dan Pengembangan Keberanian
TIM PKM Unhas
TIM Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Hanasuddin yang beranggotakan 5 Mahasiswi melakukan pelatihan dan pengembangan keberanian atau kepercayaan diri disabilitas netra perempuan di Makassar, Sabtu (11/5/2019) lalu. 

TIM Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Hanasuddin yang beranggotakan 5 Mahasiswi melakukan pelatihan dan pengembangan keberanian atau kepercayaan diri disabilitas netra perempuan di Makassar, Sabtu (11/5/2019) lalu.

Bertempat di Fort Rotterdam Jalan Ujung Pandang Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassaar.

“Kami berasal dari berbagai jurusan yang berbeda : Saya Rizky Yulia Ilmi (Ilmu Pemerintahan) selaku Ketua Tim, dan keempat anggota tim yaitu Widya Anggreiny (Ilmu Pemerintahan), Raudyatuh Zahra Latief (Psikologi), Novya Muharrika Izzah Rifai (Ilmu Ekonomi), dan Nur Wahidah (Ilmu Pemerintahan). Kami bekerja sama dengan Organisasi Persatuan Tuna Netra Indonesia Daerah Sulawesi Selatan,” kata Ilmi.

Kegiatan ini sebagai ruang aspirasi untuk meningkatkan keberanian dan memperkuat kepercayaan diri disabilitas netra perempuan di Makassar yang dimana diketahui bahwa kepercayaan diri seorang perempuan itu berbeda dengan kaum laki-laki.

Seorang perempuan sangatlah rentang akan ketidakpercayaan diri terhadap kemampuannya, ditambah lagi adanya diskriminasi di lingkungan sekitar.

Hal inilah yang mendasari kegiatan ini, agar perempuan disabilitas netra memiliki semangat, dan tidak goyah dalam menjalankan kehidupannya di tengah lingkungan sosial masyarakat.

Dan kegiatan ini merupakan salah satu sumbangan pemecahan masalah yang berkaitan dengan ketidakpecayaan diri disabilitas netra perempuan di makassar.

“Pelaksanaan kegaiatan ini sengaja di ruang terbuka dikarenakan teman-teman disabilitas netra dapat merasakan dan mengetahui dunia luar sehingga memilliki pengetahuan lebih,” ujar Ilmi.

“Semoga kegiatan ini memberikan dampak bagi teman-teman disabilitas netra, agar kepercayaan diri dan keberanian dapat tumbuh dan kuat sehingga masalah-masalah yang dihadapi di lingkungan masyarakat dapat di jalani dan mereka juga dapat bersaing di luar sana walau memiliki keterbatasan.” Jelasnya.

Widya Anggreiny, Mahasiswi UNHAS melaporkan dari Fort Rotterdam

Penulis: CitizenReporter
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved