Pakai Elpiji 3 Kg, Kepala Dinas di Luwu Utara Tukar dengan Bright Gas

Penukaran elpiji dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkab Luwu Utara mengendalikan kelangkaan dan mahalnya Elpiji 3 Kg.

Pakai Elpiji 3 Kg, Kepala Dinas di Luwu Utara Tukar dengan Bright Gas
TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Kegiatan penukaran tabung elpiji 3 kg ke tabung 5,5 kg atau tabung bright di pelataran parkir Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Masamba, Jumat (17/5/2019). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pengguna elpiji bersubsidi 3 kilogram di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, bukah hanya warga kurang mampu.

Selama ini Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat juga menggunakan Elpiji 3 Kg yang diperuntukkan bagi warga berpenghasilan rendah.

Bahkan pejabat sekelas kepala dinas juga menggunakannya.

Baca: Caleg Lolos DPRD Luwu Utara Habiskan Rp 1,5 Miliar

Baca: Dinas Sosial Luwu Utara Bantah Sunat Bantuan PKH

Baca: Polda Sulsel Tagani Kematian Pengedar Narkoba di Luwu Utara

Hal tersebut terungkap pada kegiatan penukaran tabung 3 kg ke tabung 5,5 kg atau tabung Bright Gas di pelataran parkir Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Masamba, Jumat (17/5/2019).

Pada hari pertama penukaran, sekitar 30 ASN menukar elpiji mereka, termasuk Kepala DP2KUKM Muslim Muhtar, Kepala Dinas Kesehatan Andi Muhammad Nasrum, dan Kepala Satpol PP Aspar.

Penukaran elpiji dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkab Luwu Utara mengendalikan kelangkaan dan mahalnya Elpiji 3 Kg.

"Ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk menjawab segala keluhan masyarakat terkait kelangkaan elpiji 3 kg di Luwu Utara," kata Muslim.

Ia menuturkan, pada hari pertama, Pertamina menyiapkan 50 tabung 5,5 kg untuk ditukar tabung 3 kg.

"Kenapa cuma 50 tabung? Karena ini baru tahap uji coba. Senin-Rabu (20-22 Mei) akan lebih banyak," katanya.

"ASN harus menukar tabungnya karena yang berhak memakai tabung ini adalah masyarakat kurang mampu," Muslim menambahkan.

Sementara itu, Andi Nasrum menukar tabungnya karena merasa sebuah kewajiban.

"Kita harus memberi contoh. Ini juga bukan hak kita," paparnya.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

A

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved