Update Pilpres 2019

5 Fakta Putusan Bawaslu Terkait Pelanggaran Real Count Situng KPU dan Quick Count Pilpres 2019

Berikut 5 fakta putusan (keputusan) Bawaslu terkait Pelanggaran Real Count Situng KPU dan Quick Count Pilpres 2019.

5 Fakta Putusan Bawaslu Terkait Pelanggaran Real Count Situng KPU dan Quick Count Pilpres 2019
pemilu2019.kpu.go.id
Berikut 5 fakta putusan (keputusan) Bawaslu terkait Pelanggaran Real Count Situng KPU dan Quick Count Pilpres 2019. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut 5 fakta putusan (keputusan) Bawaslu terkait pelanggaran Real Count Situng KPU dan Quick Count Pilpres 2019.

Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersalah.

Atas dua hal yang sebelumnya dilaporkan oleh Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Pelanggaran itu terkait proses pendaftaran lembaga quick count dan entri data di Sistem Informasi Pemungutan Suara (Situng) atau Real Count KPU Pilpres 2019.

Keputusan ini berdasarkan pada hasil sidang putusan yang diselenggarakan Bawaslu dan surat putusan Bawaslu Nomor: 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019.

Berikut 5 fakta putusan Bawaslu terkait pelanggaran Real Count atau Situng KPU Pilpres 2019 dan quick count yang disoal BPN Prabowo-Sandi.

1. Masalah yang dilaporkan

BPN Prabowo-Sandi melaporkan sejumlah dugaan kecurangan yang ditemukan selama proses Pilpres dan Pemilu 2019.

Baca: Seruan People Power Kubu Prabowo Berubah Gerakan Kedaulatan Rakyat, Amien Rais Ungkap Maknanya

Baca: Prabowo Klaim Menang 54,24% dari Jokowi, Bandingkan Hasil KPU 100% yang Ditolak BPN di 26 Provinsi

Baca: Hasil Real Count KPU 100%, Bandingkan Selisih Suara Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandi di 23 Provinsi

Baca: Real Count KPU, Ketua Partai Caleg Ramai-ramai Tak Terpilih di DPRD, Ada Disingkirkan Emak-emak

Baca: Benarkah THR dan Gaji 13 PNS Tahun 2019 Molor Gegara Surat Mendagri? Ini Penjelasan Resmi Kemendagri

Dugaan itu di antaranya, terdapat dua laporan yang keputusannya sudah keluar melalui sidang yang digelar di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Pertama, mengenai tertutupnya proses pendaftaran lembaga survei yang terlibat dalam penghitungan suara cepat, setelah proses pemungutan suara.

Halaman
1234
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved