Usai Blak-blakan & Beberkan Temuan Sebab Kematian Ratusan KPPS, Dokter Ani Hasibuan Diperiksa Polisi

Usai Blak-blakan & Beberkan Temuan Sebab Kematian Ratusan KPPS, Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Polisi

Usai Blak-blakan & Beberkan Temuan Sebab Kematian Ratusan KPPS, Dokter Ani Hasibuan Diperiksa Polisi
Tribunnews
Bocor Jejak Digital Dokter Gugat Kematian KPPS, Foto dan Video Viral Ungkap Siapa Sosok Ani Hasibuan 

Usai Blak-blakan & Beberkan Temuan Sebab Kematian Ratusan KPPS, Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Polisi

TRIBUN-TIMUR.COM,- Dokter Ani Hasibuan kini harus berurusan dengan Polda Metro Jaya. Ia dipanggil setelah adanya laporan terkait dugaan ujaran kebencian melalui media massa.

Sebelumnya dokter Ani Hasibuan menjadi bintang tamu dan membeberkan sejumlah temuannya terkait kejanggalan kematian ratusan petugas KPPS di TV ONE.

Baca: Fadli Zon Akhirnya Beberkan Sebab Berubahnya Angka Klaim Kemenangan Prabowo-Sandi dari 62% Jadi 54%

Baca: AHY Makin Mesra dengan Gubernur & Bupati/Walikota Pendukung Jokowi, Bukti Tinggalkan Prabowo-Sandi?

Baca: FANTASTIS, Tarif Konsultasi 10 Juta per Jam di Paranormal Roy Kiyosi Presenter Acara Karma ANTV

Dokter Ani Hasibuan juga menyampaikan keberatannya jika meninggalnya petugas KPPS karena kelelahan. 

Dan kini, Dokter Ani Hasibuan  harus memenuhi panggilan Penyidik Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang telah mengagendakan pemeriksaan terhadap Dokter Roboah Khairani Hasibuan (Ani).

Ani rencananya dimintai keterangan sebagai saksi terlapor buntut mengomentari kejanggalan meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

"Iya benar diagendakan pemeriksaan untuk Dokter Ani Jumat besok," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Kamis (16/5/2019).

Dalam surat panggilan nomor : S/Pgl/1158/V/RES.2.5/2019/Dit. Reskrimsus, Ani dipanggil dalam kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA) dan/atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong sebagaimana kontens yang terdapat di portal berita tamshnews.com pada Minggu, 12 Mei 2019.

Dirinya diminta hadir untuk pemeriksaan pada Jumat, (17/5/2019) besok pukul 10.00 WIB.

Dirinya diarahkan untuk bertemu Kasubdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ganis Setyaningrum.

Halaman
1234
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved