Tolak Putusan Hakim, Jaksa Nyatakan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat

"Kita nyatakan kasasi," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Syahril kepada Tribun.

Tolak Putusan Hakim, Jaksa Nyatakan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat
hasan/tribuntimur.com
Tiga terdakwa pemalsuan surat otentik di Makassar sedang jalani sidang di Pengadilan Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan dan Barat melawan putusan Pengadilan Negeri Makassar yang membebaskan tiga terdakwa  pemalsuan surat otentik di Makassar.

"Kita nyatakan kasasi," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Syahril  kepada Tribun.

Kasasi diajukan paling lambat tujuh  hari setelah putusan dijatuhkan majelis hakim.

Majelis Hakim yang dipimpin  oleh Bambang Nur Cahyono kepada tiga terdakwa Gento Dg Lalang, Bonto dan Wati Dg Ngintang di Pengadilan Negeripada  Jumat, lalu.

 Hakim Bebaskan Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat

Hingga April, OSL Pegadaian Makassar Lampau Target 104,74 Persen

Jaksa menilai putusan itu tidak mempertimbangan fakta persidangan dan keterangan saksi yang menerankan terdakwa telah memalsukan surat Tanda Pendaftaran  yang menimbulkan kerugian terhadap korban atau saksi.

Padahal dalam keterangan saksi terungkap terdakwa telah memberikan keterangan palsu di atas akta otentik. Dalam surat keterangan tersebut,  tandatangannya itu tidak sesuai alias palsu.

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan menjatuhkan  pidana penjara terhadap  selama dua tahun dan enam penjara.

Hukuman dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah terdakwa segera menjalani penahanan Rutan.

Tuntutan itu dijatuhkan karena terdakwa dianggap  terbukti  bersalah telah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal Pasal 263 Ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP dalam dakwaan kesatu.

Pupuk Langka, Ini Dugaan Kadis Pertanian Bone

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved