Siswi SMP di Maros Diperkosa 7 Pemuda, Ini Kronologi dan Pelaku

Dugaan pemerkosaan terhadap siswi berusia 16 tahun itu, diketahui saat Bunga (nama samaran), melapor ke Polres Maros, di Jl Jenderal Ahmad Yani

Siswi SMP di Maros Diperkosa 7 Pemuda, Ini Kronologi dan Pelaku
amiruddin/tribuntimur.com
Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko Prasetyo 

TRIBUN-MAROS.COM, TURIKALE - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini tengah ditangani Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Maros.

Dugaan pemerkosaan terhadap siswi berusia 16 tahun itu, diketahui saat Bunga (nama samaran), melapor ke Polres Maros, di Jl Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Turikale, Maros.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko Prasetyo kepada tribun-maros.com, Kamis (16/5/2019) sore.

Pria Ini Nekat Perkosa Seorang Nenek Gegara Seekor Ayam, Kisahnya Bikin Melongo, Ini Pengakuannya

Silaturahmi ke Kodam Hasanuddin, Ini Harapan Pangdam ke Pj Wali Kota Makassar

Dugaan pemerkosaan tersebut, kata dia, diduga dilakukan oleh tujuh pemuda secara bergiliran.

Ketujuh pria tersebut, yakni Amran (27), Awal (22), Amust (27), Rizaldi (18), Nawir (23), Ahmad (20), dan Erwin (22).

Lima orang pelaku sudah diamankan, sementara dua lainnya masih buron.

"Iya, betul pelaku sudah diamankan di Mapolres Maros setelah kita peroleh laporan dari korban. Pelaku lainnya masih dalam pengejaran," kata Iptu Deni Eko Prasetyo saat dikonfirmasi.

 Live INDOSIAR Live Streaming Bali United Vs Persebaya - Teco Takut Hal ini dari Persebaya di Liga 1

Mantan Kasat Reskrim Polres Pangkep itu menambahkan, dugaan pemerkosaan tersebut berawal dari komunikasi korban dengan salah seorang pelaku via media sosial.

Korban selanjutnya dijemput, dan dibawa ke salah satu rumah pelaku.

"Di tempat tersebutlah, korban digilir oleh ketujuh pemuda itu," ujarnya.

Saat ini, kata Deni Eko, pelaku dugaan pemerkosaan terhadap Bunga, terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Terhadap Anak.

Ketujuh pelaku terancam pidana maksimal 15 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5 miliar. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

 

Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved