Pengemudi Truk Minyak Sawit di Banggai Meninggal, 3 Jam Baru Dievakuasi

Warga Desa Samalore Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai itu tewas seketika usai mobil bermuatan 18 ton yang dikendarainya terguling ke jurang

Pengemudi Truk Minyak Sawit di Banggai Meninggal, 3 Jam Baru Dievakuasi
Polres Banggai
Truk tangki minyak sawit dievakuasi dan diamankan di kawasan rest area DS LNG Kabupaten Banggai, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNPALU.COM, BANGAI - Malang betul nasib pengemudi truk minyak sawit milik PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS), bernama Hendrik (47).

Warga Desa Samalore Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai itu tewas seketika usai mobil bermuatan 18 ton yang dikendarainya terguling ke jurang, Kamis (16/5/2019).

Ia ditemukan dalam kondisi terjepit di dalam kabin mobil Mitsubishi Fuso bermomor polosi DN 9553 CC itu.

Sekitar 15 menit paska kejadian, tepatnya pukul 08.15 wita, personel Polsek Bantui berencana akan mengeluarkannya.

Huntara Disegel, 60 KK Pengungsi di Mamboro Palu Terancam Kehilangan Tempat Tinggal

51 Peserta PKN LAN RI Belajar Inovasi Pemkot Makassar

Melihat kondisi seperti itu, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan manajemen PT Panca Amara Utama (PAU) untuk membantuk mengevakuasi korban.

"Karena memang kondisi korban yang telah meninggal dalam keadaan terjepit dan tidak bisa dikeluarkan," terang Kapolres Banggai, AKBP Moch Soleh.

Pihak PT PAU kemudian membantu proses evakuasi korban yang terjepit.

Evakuasi menggunakan peralatan las dan Krent Bobot 50 ton untuk mengangkat kendaraan tersebut.

Sekitar pukul 11.00 wita, korban akhirnya bisa dievakusi dengan setelah bagian depan pintu di lakukan pemotongan.

Kondisi korban mengalami luka robek bagian lengan kanan dan bahu kiri.

Halaman
12
Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved