Foto-foto 2 Perempuan Perekam dan Penyebar Video Ancaman Penggal Kepala Presiden Jokowi

Foto-foto 2 perempuan perekam dan penyebar video ancaman penggal kepala Presiden Jokowi. Mereka telat ditangkap polisi dan statusnya berbeda.

* Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ancaman hukumannya adalah penjara seumur hidup.

YLBHI: Polisi Terlalu Mudah Gunakan Pasal Makar

Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menilai, polisi terlalu mudah menjerat seseorang dengan pasal makar.

Hal itu disampaikan Asfinawati menanggapi berbagai penetapan tersangka kepada pihak yang belakangan dijerat dengan pasal makar.

"Ini berbahaya sekali penggunaan makar. Karena makar ini punya dimensi berat mau memberontak menggulingkan pemerintahan," ujar Asfinawati di Kantor YLBHI, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

Ketua Umum YLBHI, Asfinawati
Ketua Umum YLBHI, Asfinawati (DOK KOMPAS.COM)

"Kalau memang dianggap melanggar hukum, ya gunakan aturan hukum yang ada. Kalau tidak ada (bukti), ya dibebaskan. Jangan gunakan pasal makar sembarangan," lanjut dia.

Ia mengatakan, penggunaan pasal makar semestinya merujuk pada pengertian asalnya.

Makar dalam KUHP merujuk pada bahasa Belanda, yakni "Anslag" yang berarti serangan.

Karena itu, saat menjerat seseorang dengan pasal makar, polisi harus bisa membuktikan apakah orang tersebut memang sudah menyerang atau mempersiapkan serangan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved