Pemilu 2019

1 Lagi Petugas KPPS Gowa Meninggal, Polisi Ikut Antar Jenazah

Sejumlah polisi ikut mengantar jenazah Hardianto, Ketua KPPS di TPS 23 Kelurahan Katangka Kecamatan Sombaopu.

1 Lagi Petugas KPPS Gowa Meninggal, Polisi Ikut Antar Jenazah
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Jenazah Hardiyanto, petugas KPPS TPS 23 Katangka diantar ke pekuburan Syekh Yusuf Ko'bang Kelurahan Katangka Kecamatan Somba Opu, Kamis (16/5/2019). 

Hardianto yang kelelahan rupanya mengalami lumpuh ketika sedang menyelesaikan proses perhitungan suara. Diduga ia kelelahan menghitung suara dua kali 24 jam.

"Kedua tangan dan kakinya tiba-tiba pegal. Setelah itu lumpuh, mungkin kelelahan saat menyelesaikan perhitungan suara selama 2 kali 24 jam. Istirahatnya juga kurang," kata Anti, adik Hardianto.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa Muhtar Muis mengatakan kepergiaan anggota KPPS tersebut adalah duka bagi pihaknya.

Terlebih lagi, korban mengalami jatuh sakit berujung meninggal dunia pasca menjalankan tugasnya menyelenggarakan Pemilu.

"Innalilahi wainna ilaihi rojian. Telah berpulang pak Hardianto, ketua KPPS 23 Kelurahan katangka. Duka KPU Gowa," kata Muhtar Muis.

Kepergian Hardiyanto menambah deretan panjang petugas KPPS yang gugur di medan tugasnya pada pemilu 2019 ini. Sebelumnya, dua orang petugas KPPS juga dilaporkan meninggal di Kabupaten Gowa.

Selain tiga KPPS yang meninggal, terdapat 110 lainnya yang jatuh sakit selama pelaksanaan pemilu.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved