Hakim Bebaskan Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat

Vonis itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar yang dipimpin langsung, Bambang Nurcahyono, dan dibantu dua hakim anggota lainnya.

Hakim Bebaskan Tiga Terdakwa Pemalsuan Surat
internet
ilustrasi sidang

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --  Tiga Terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat otentik dibebaskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar.

Ketiga terdakwa yakni, Gento Dg Lalang, Bonto, dan Wati Dg Ngintang.

Baca: 2 Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah Rasul Yang Bilang Bukan Ust Abdul Somad, tapi Syaikh Ibnu Utsaimin

Baca: Koordinator Astra Makassar Jarang Sahur Tapi Puasa Tetap Lancar, Ini Tipsnya

Vonis itu dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri Makassar yang dipimpin langsung, Bambang Nurcahyono, dan dibantu dua hakim anggota lainnya,  Selasa (15/05/2019).

"Pertimbangan pokok majelis hakim bahwa, perbuatan para terdakwa tidak memenuhi salah satu unsur yang terdapat dalam Pasal 263 ayat (2) KUHP, dan Pasal 170 ayat (1) KHUP," ujar Bambang, Rabu (15/05/2019).

Pihaknya, memberikan kesempatan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengajukan upaya hukum.

"Terhadap putusan tersebut, JPU menyatakan pikir-pikir dalam tenggang waktu yg ditentukan oleh UU," ujarnya.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Syahril, memastikan akan mengajukan upaya hukum kasasi atas putusan itu.

"Pastilah kami kasasi. Setiap perkara terdakwanya divonis bebas, JPU harus kasasi, " kata Andi Syahrir.

JPU  menilai putusan yang dijatuhkan majelis hakim, tidak mempertimbangkan penerapan hukum dalam fakta persidangan.

Dari beberapa keterangan saksi yakni Aba dg Nai, dan sepupunya Ani menyebutkan, para terdakwa telah memberikan keterangan palsu, diatas akta otentik.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved