Dua Anggota PPK Pallangga Diamankan Polisi, Gegara Terima Suap Caleg

Kedua anggota PPK tersebut dijerat persangkaan pasal Pasal 5 jo Pasal 12 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dua Anggota PPK Pallangga Diamankan Polisi, Gegara Terima Suap Caleg
Ari Maryadi/Tribun Timur
Imran (kanan baju merah) dan Irfan Wahab (tengah baju hitam), dua oknum PPK Pallangga yang diamankan Polres Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa mengamankan dua oknum panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pallangga.

Kedua oknum PPK ini adalah Imran (34) dan Irfan Wahab (37). Keduanya terindikasi mengubah hasil perolehan suara peserta pemilu.

Baca: LINK pemilu2019.kpu.go.id, Hasil Situng KPU Data Masuk 82%, Jokowi 71 Juta Suara & Prabowo 55 Juta

Baca: VIDEO: Pangdam XIV Hasanuddin Tanda Tangani Prasasti Aula Andi Depu Korem 142 Tatag

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan kedua petugas PPK tersebut diamankan karena dengan sengaja mengubah perolehan suara sejumlah caleg pada rekap tingkat kecamatan.

"Jadi motifnya ekonomi, ada oknum caleg menyampaikan janji hadiah uang ratusan juta rupiah kepada dua oknum PPK ini, bahkan beberapa juta telah dieksekusi," kata Shinto, Rabu (15/5/2019).

Kedua anggota PPK tersebut dijerat persangkaan pasal Pasal 5 jo Pasal 12 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti yang digunakan pelaku mengubah suara peserta pemilu.

Antara lain laptop merek Toshiba, beberapa unit telepon seluler handpone milik kedua oknum PPK, serta lembar DAA1 hasil modifikasi kedua oknum PPK Pallangga.

Shinto menjelaskan, pihaknya sedang fokus melakukan penelitian terhadap penerimaan suap, uang, dan janji sesuai dengan UU Tipikor yang kini dikenakan dalam perkara tersebut.

Imran (kanan baju merah) dan Irfan Wahab (tengah baju hitam), dua oknum PPK Pallangga yang diamankan Polres Gowa.
Imran (kanan baju merah) dan Irfan Wahab (tengah baju hitam), dua oknum PPK Pallangga yang diamankan Polres Gowa. (Ari Maryadi/Tribun Timur)

"Tindakan tegas ini kita lakukan sebagai bentuk efek deterence bagi para pelaku yang mencoreng wajah demokrasi di Kabupaten Gowa," tegas Shinto.

Perwira polisi dua melati ini juga menyayangkan, akibat ulah kedua anggota PPK ini, proses rekapitulasi hasil Pemilu tingkat kecamatan Pallangga hingga tingkat Kabupaten Gowa mengalami molor dari jadwal semula.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved