OPINI

Catatan Imam Shamsi Ali: Puasa Itu Membangun Keseimbangan

Ulama asal Sulawesi Selatan yang kini bermukim di Amerika Serikat. Saat ini juga mendapat amanah sebagai Presiden Nusantara Foundation

Catatan Imam Shamsi Ali: Puasa Itu Membangun Keseimbangan
handover
Imam Shamsi Ali bersama rekan di Kota Bratislava, Slovakia. Negara bekas Uni Soviet ini kini menjadi bagian Uni Eropa pasca-keruntuhan Komunisme 

Puasa itu membangun keseimbangan-10

Oleh: Imam Shamsi Ali
(Presiden Nusantara Foundation - Ulama Asal Sulawesi Selatan yang bermukim di Amerika Serikat)

MANUSIA itu menjadi manusia karena tiga elemen dasar penciptaannya, yang menyatu dalam bangunan hidupnya. Saya menyebut tiga elemen ini sebagai pilar hidup.

Manusia tidak menjadi manusia kecuali ketiganya menyatu (integratif) dalam hidupnya.

Jika tidak maka yang terjadi adalah seseorang nampak seperti manusia, tapi sejatinya mereka dalam karakternya berwujud lain.

Boleh jadi mereka justeru berwujud “bagaikan hewan-hewan, bahkan lebih jahat dari hewan-hewan” (Al-Quran).

Ketiga Pilar hidup manusia itu adalah jasad, akal, dan ruh. Jasad dibentuk dari tanah liat (thiin), akal terbentuk dengan “ta’lim” (al-ilm), dan ruh dengan ditiupkannya ruh kesucian (nafkhur ruh).

Ketiganya menyatu secara integratif sebagai pilar kehidupan manusia dalam menjalani hidupnya.

Menyatunya ketiga pilar hidup dengan imbang (balance), menjadikan manusia sebagia ciptaan terbaik (ahsana taqwiim). bahkan menjadi makhluk yang termulia (karramna Bani Adam).

Karena posisi ini pula Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya sebagai simbol penghormatan dan pemuliaan.

Diduga Selingkuh dan Tidak Profesional, 42 Hakim Terancam Sanksi

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved