Berkas Perkara Pembangunan Kota Idaman Gowa Dilimpahkan ke Kejaksaaan

Kasat Reskrim Polres Gowa Iptu Muh Rivai menjelaskan, berkas perkara yang diserahkan ke kejaksaan berjumlah 8 (delapan) rangkap.

Berkas Perkara Pembangunan Kota Idaman Gowa Dilimpahkan ke Kejaksaaan
ari maryadi/tribungowa.com
Penyidik Satreskrim Polres Gowa menyerahkan delapan rangkap berkas perkara pembangunan Kota Idaman kepada Kejaksaan Negeri Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa melimpahkan berkas perkara kasus pembangunan Kota Idaman Pattallassang ke Kejaksaan Negeri Gowa.

Penyerahan berkas perkara tahap pertama ini dilakukan oleh penyidik didampingi Kasat Reskrim Polres Gowa Iptu Muh. Rivai, Selasa (14/5/2019) siang.

Kasat Reskrim Polres Gowa Iptu Muh Rivai menjelaskan, berkas perkara yang diserahkan ke kejaksaan berjumlah 8 (delapan) rangkap.

"Hari ini, kita serahkan berkas perkara kasus Kota Idaman Pattallassang, dengan jumlah berkas yang diserahkan sebanyak 8 (delapan) rangkap," kata Iptu Rivai.

Ia melanjutkan, Satreskrim Polres Gowa juga berencana melakukan pemeriksaan terhadap PT Sinar Indonesia Property selaku developer dalam perkara rencana pembangunan Kota Idaman.

"Kami telah melakukan pemanggilan dua kali terhadap PT. SIP, dan jika pihak tersebut tidak juga hadir dalam pemanggilan selanjutnya, maka akan dilakukan penjemputan paksa," terang Iptu Rivai.

Setelah berkas perkara tahap pertama dilimpahkan, maka tahap selanjutnya adalah evaluasi dari pihak kejaksaan. Setelah itu dilanjutkan pelimpahan tahap kedua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.

Polisi menyebut ada tiga dugaan tindak pidana yang teridentifikasi, yaitu pemalsuan, penipuan, dan penggelapan. Empat orang telah ditetapkan tersangka hingga saat ini.

Keempat tersangka tersebut yaitu Kepala Desa Panaikang, Kecamatan Pattalassang, Ismail Gannari Dg Malli (43), mantan Kepala Dusun Jennetallasa, Desa Panaikang, Saparuddin Dg Lanti' (46).

Gannari dan Saparuddin dijerat pasal Pasal 263 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 56 KUHP.

Ada pula dua mantan Camat Pattallassang, yaitu Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Andi Sura Suaib dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga M Fajaruddin.

Polisi mengenakan keduanya persangkaan pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan, Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, dan 378 KUHP tentang Penipuan.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved