Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: Rilis Single Religi Terbaru, Ini Perjalanan Karier Band Ungu, Lama Vakum Berkarya
Perjalan karier Ungu ini dimulai pada tahun 1995 ketika mereka sedang berkumpul di sebuah warung kecil
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Band Ungu akan merilis single terbarunya.
Seperti pada momen ramadan sebelumnya, band yang memiliki lima personil ini akan meluncurkan lagu bertemakan religi.
Adapun judul dari lagu tersebut yakni Hasbunallah.
Kali ini Ungu hadir dengan formasi lengkap Pasha, Enda, Oncy, Maki, dan Rowman.
Seperti diketahui, Ungu sudah jarang berkarya sejak kesibukan Pasha sebagai Wakil Walikota Palu.
Namun, kali ini Ungu kembali hadir dan akan menyapa kerinduan penggemarnya.
Dilansir dari Kompas.com, sebagai Wakil Walikota Palu, bencana alam ini memberikan bekas yang mendalam bagi Pasha. Allah SWT menjadi sandaran Pasha dimasa-masa sulit tersebut.
"Lewat lagu, Hasbunallah, ini, saya ingin mengingatkan kembali kepada seluruh penggemar untuk kembali ke jalan-Nya", kata Pasha.
Tidak butuh waktu lama bagi Pasha dan Enda untuk merampungkan lagu religi yang sangat syahdu ini.
"Ketika kita bertemu di basecamp Pasha sudah ada lagunya dan kita hanya workshop enggak sampai seharian, lagu ini sudah selesai", ujar Enda.
Dan bagi mereka kehadiran single Hasbunallah tidak hanya sekadar inspirasi lagu tapi juga telah menjadi pedoman hidup yang mereka pegang. Karena patut diakui, tiap-tiap anggota UNGU memiliki momen terpuruk dalam hidup mereka dan kembali ke jalan Allah merupakan satu-satunya yang mampu membuat masing-masing dari mereka berdiri kembali.
Dan untuk melengkapi single ini, sebuah musik video telah disiapkan kepada penggemar.
Sebuah video musik arahan Candi Soeleman telah rampung dibuat. Dalam video ini memberikan gambaran tentang makna Hasbunallah.
"Kalau musik video nya sendiri menceritakan tentang manusia yang kadang terlalu sibuk dengan kehidupannya, sehingga lupa kalau apa yang ia punya datangnya dari Allah SWT, ini yang ingin kami ingatkan lewat musik video ini. Bahwasannya, apapun yang dimiliki manusia akan kembali juga kepada-Nya", ungkap Candi.
Bagaimana perjalanan karier band Ungu di blantika musik tanah air?
Dilansir dari wikipedia, Ungu adalah grup musik Indonesia yang beranggotakan Pasha,(vokalis) Makki (bass), Enda (gitar), Oncy (gitar), dan Rowman (drum).
Sampai tahun 2015 mereka telah menghasilkan 7 album studio, 5 album religi, dan sebuah album kompilasi.
Pada bulan Februari 2016, Pasha menjadi Wakil Wali kota Palu, Sulawesi Tengah.
Perjalanan karier
Perjalan karier Ungu ini dimulai pada tahun 1995 ketika mereka sedang berkumpul di sebuah warung kecil di pinggiran kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Kala itu Makki Parikesit (Makki-Bass), bersama teman-teman bandnya yaitu Eki (gitar), Gatot (keyboard), Michael (vokal), dan Muhammad Nur Rochman (Rowman-drum) mereka mencetuskan nama “Ungu” sebagai nama band mereka.
Pada tahun 1997, Rowman (Drum) memutuskan untuk keluar dari Ungu untuk lebih serius dengan band metalnya “GARUX”.
Tempat Rowman sebagai penabuh Drum akhirnya digantikan oleh Icad.
Tahun 1998 Vokalis Ungu saat itu, Michael, akhirnya memutuskan untuk keluar dari Ungu karena kesibukan yang lain.
Posisinya digantikan oleh Sigit Purnomo (Pasha-Vokal).
Mereka bertemu dengan Anang Hermansyah dan memperkenalkan Ungu dengan seorang produser Musik Handi Santoso yang pada saat itu masih menjabat sebagai Managing Director dari PT. Warner Music Indonesia.
Album perdana "Laguku" (2000–02)
Tahun 2000, Ungu mulai mempersiapkan album pertama mereka, yang akhirnya dirilis 6 Juli 2002 bertajuk Laguku.
Sebelumnya, Ungu ikut mengisi 2 lagu di album kompilasi Klik bersama Lakuna, Borneo, Piknik, dan Energy.
Ke dua lagu tersebut adalah "Hasrat" dan "Bunga". Single pertama album ini, "Bayang Semu" menjadi original soundtrack sinetron ABG (RCTI).
Meski terbilang sukses, album ini baru mendapat Platinum Award setelah hampir 2 tahun album ini dirilis.
Melayang serta album religi SurgaMu (2005–06)
Pada tahun 2005, Ungu menjadi salah satu artis yang berkolaborasi dengan Chrisye di album terbaru Chrisye, "Senyawa".
Album Melayang dirilis Desember 2005. Di albumnya yang ketiga dengan single "Demi Waktu", Ungu mendapat double platinum.
Dengan hits Demi Waktu mengantarkan Ungu jadi MTV Exclusive Artis di bulan Desember 2005.
Gaung "Demi Waktu" merambah negeri Jiran, Malaysia.
Empat perusahaan label berebut untuk mendapatkan hak edar di sana.
SRC, perusahaan yang menaungi Siti Nurhaliza akhirnya keluar sebagai pemenang.
Ungu mengeluarkan sebuah mini album untuk menyambut Ramadhan 1427 H bertajuk SurgaMu yang dirilis September 2006.
Hanya dalam tempo sepuluh hari sejak rilis mini album SurgaMu, telah terjual sebanyak 150 ribu keping.
Bahkan Wakil Presiden Yusuf Kalla memberi penghargaan 'Inspiring' atas album religi SurgaMu.
Sayangnya, saat hendak menerima penghargaan di istana Wapres, Ungu yang mengenakan setelah jas yang dipadu celana jeans ditolak masuk ke dalam istana, dengan alasan pakaian yang tak sesuai dengan protokoler istana.
Dalam Penghargaan MTV Indonesia 2006, Ungu masuk dalam 3 nominasi, yaitu Most Favorite Group/Band/Duo, Best Director "Demi Waktu" Abimael Gandy, dan Video of the Year "Demi Waktu".
Ungu juga sering terlibat dalam pembuatan album soundtrack. Ungu pernah menyumbangkan lagu untuk film Buruan Cium Gue yang dilarang edar.
Ungu pun menyumbangkan 3 buah lagu untuk film Coklat Stroberi yakni dua lagu baru, "Disini Untukmu" dan "Sahabatku", serta mengikutkan lagu "Berjanjilah" dari album ketiga mereka Melayang.
Dalam ajang "SCTV Music Awards 2007" di Balai Sidang Jakarta (JHCC), Ungu mendapat 4 kemenangan.
Album SurgaMu yang diproduseri Trinity/Prosound membawa Ungu menjadi penerima penghargaan 'Album Religi', 'Lagu Paling Ngetop' dan 'Video Klip Paling Ngetop' untuk lagu "Andai Kutahu".
Sedangkan Melayang dengan lagu andalan "Tercipta Untukmu" memenangkan kategori 'Album Pop Rock Duo/Grup'.
Vakumnya Pasha (2015)
Pasha vakum dari band ini setelah mulai menjabat menjadi wakil wali kota Palu (pada tanggal 17 Februari 2016).
Hal tersebut tidak membuat band ini bubar atau mencari vocalist baru, personel lain memberikan dukungan penuh terhadap Pasha.
Band Ungu telah merilis single pertama tanpa Pasha, berjudul "Tanpa Hadirmu" dengan Enda dan Oncy sebagai pengisi vokal.
Kasus
Ketenaran, selain membawa penggemar yang banyak, juga menimbulkan dampak negatif.
Seringkali konser Ungu 'memakan' korban. Saat konser di Mojokerto, Jawa Timur, 30 Maret 2006, puluhan wanita pingsan.
Sembilan bulan kemudian, tepatnya 19 Desember 2006, konser "Popcoholic with Ungu" di Stadion Widya Mandala Krida, Kedungwuni, Pekalongan berakhir dengan kericuhan yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan enam lainnya luka serius karena terinjak-injak dan kekurangan oksigen ketika puluhan ribu orang berdesakan keluar usai menyaksikan konser mereka.
Kehidupan religius dan sosial
Selain mengeluarkan 2 album religi, pada pertengahan 2007, kelima personel Ungu bersama-sama menunaikan ibadah umroh untuk pertama kalinya.
Ungu pun berupaya menciptakan hubungan yang lebih intim dengan penggemarnya, dengan memberikan beasiswa kepada lima penggemar Ungu yang kurang mampu.
Tentang Ungu:
Nama: Ungu
Instagram: @ungu_band
Asal: Jakarta, Indonesia
Genre: Pop Rock Hard Rock Bebop Pop Rock Slow Rock Rock Alternatif
Tahun aktif: 1995–sekarang
Label: Hemaswara (2001–2004) Musica Studio's (2001–2004) Trinity Optima Production (2005–2019) Sony Music Entertainment Indonesia (2019-Saat ini)
Situs web: www.unguband.com
Anggota:
- Makki Omar Parikesit (Makki)
- Franco Wellyjat (Enda)
- Arlonsy Miraldi (Oncy)
- M. Nur Rohman (Rowman)
- Sigit Purnomo (Pasha)
Mantan anggota:
- Pasha Akbar Firmansyah
- Ariyo Wahab (Riyo)
- Michael
- Gatot (Gatz)
- Richard Jerome (Icad)
- Franky Hediakso (Ekky)
Daftar Karya:
Album Studio
2002: Laguku
2003: Tempat Terindah
2005: Melayang
2007: Untukmu Selamanya
2009: Penguasa Hati
2010: 1000 Kisah Satu Hati
2015: Mozaik
Album Religi
2006: SurgaMu
2007: Para Pencari Mu
2008: Aku dan Tuhanku
2009: Maha Besar
2013: Ruang Hati
Album Soundtrack
2007: Coklat Stroberi
2008: Ayat Ayat Cinta
2009: Sang Pemimpi
2013: Sang Kiai
2013: Bima Satria Garuda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/band-ungu-888.jpg)