Terdakwa Korupsi Gani Sirman Buka Puasa di Pengadilan

Hal ini terjadi, karena Gani Sirman harus mengikuti proses sidang atas kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pengadaan 7.000 bibit pohon ketapang

Terdakwa Korupsi Gani Sirman Buka Puasa di Pengadilan
hasan basri
Tim Kuasa Hukum Terdakwa Gani Sirman, Syahril Cakkari 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Mantan Kepala Dinas Koperasi dan Uusaha mikro dan kecil (UMKM) Gani Sirman, terpaksa buka puasa di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (14/05/2019).

Hal ini terjadi, karena  Gani Sirman harus mengikuti  proses   sidang atas kasus dugaan korupsi pengadaan proyek pengadaan 7.000 bibit pohon ketapang kencana.

Baca: VIDEO:Tuntut Perhitungan Suara Ulang, AMSPD Unjuk Rasa di Kantor Bawaslu Enrekang

Baca: Away Ke Laos, Kapten PSM Makassar Ungkap Perbedaan Nuansa Ramadhan

Gani dijadwalkan menjalani sidang malam ini, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum.

"Sebentar setelah Magrib baru di mulai sidangnya," kata Kuasa Hukum terdakwa, Syahril Cakkari kepada Tribun, sore.

Menurut Syahril, persidangan di malam hari bukan baru kali pertama dijalani klienya. Tetapi hampir setiap jadwal persidangan terdakwa.

Bahkan, Gani pernah mengikuti  disidang pada pukul 00.00  Wita malam hingga dini hari..

"Alasan kenapa sidang malam, yang  cocok jawab ini humas pengadilan , karena majelis yag tetapkan jadwal sidangnya,"  sebutnya.

Sekedar diketahui,  dalam kasus ini menyeret  mantan Kepala Dinas Koperasi dan Uusaha mikro dan kecil (UMKM) Gani Sirman dan Budi Susilo (Kabid Pertanaman), Buyung Haris (Honorer), serta Abu Bakar Muhajji (pensiunan).

Ia diduga melakukan mark up harga pohon ketapang. Dari informasi diperoleh tribun, diduga dalam pengadaan itu terdapat selisih Rp2,4 miliar.  Pasalnya harga perbatang bibit yang diusulkan sangat mahal  sebesar Rp1 juta/batang pohon.

Sedangkan harganya di pasaran hanya sekitar antara Rp200 ribu sampai Rp250 ribu. Pengadaan 7000 bibit pohon Ketapang oleh Dinas Pertamanan dan Kebersihan kota Makassa rencana ditanam di empat jalur Makassar.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved