Dicueki Pemerintah, Warga 2 Desa di Mamasa Patungan Perbaiki Jalan

Selain menghubungkan Desa Mellangkena Padang dan Desa Rantepuang, jalan itu juga menghubungkan antara Desa Malimbong dan Desa Paladan.

Dicueki Pemerintah, Warga 2 Desa di Mamasa Patungan Perbaiki Jalan
semuel/tribunmamasa.com
Merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah, warga Desa Mellangkena Padang dan Desa Rantepuang, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, patungan perbaiki jalan. 

TRIBUNMAMASA.COM, SESENAPADANG - Merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah, warga Desa Mellangkena Padang dan Desa Rantepuang, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, patungan perbaiki jalan.

Teofilus salah seoarang warga Desa Mellangkenpadang mengatakan, hal itu berawal dari keprihatinan masyarakat terhadap kondisi jalan yang sangat memprihatinkan dibeberap titik yang menghubungkan empat desa.

Menurutnya, kondisi jalan tersebut sangat rusak parah, jika musim hujan tidak dapat dilalui sehingga warga berinisiatif untuk memperbaikinya secara swadaya.

Selain menghubungkan Desa Mellangkena Padang dan Desa Rantepuang, jalan itu juga menghubungkan antara Desa Malimbong dan Desa Paladan.

Memperbaiki jalan tersebut, warga berinisiatif masing-masing mengumpulkan material, mulai dari semen, pasir serta kerikil.

Dari modal patungan dengan cara seperti itu, warga di dua desa tersebut telah merampungkan pekerjaan tahap pertama jalan yang dianggap sangat parah.

"Kalau kita mau menunggu anggaran dari pemerintah, maka jalan itu tidak akan pernah jadi," katanya kepada tribunmamasa.com saat dikonfirmasi via telepon Selasa (14/5/2019) sore.

Untuk tahap pertama, warga telah menyelesaikan pekerjaan betonisasi sepanjang 65 meter, lebar jalan 2 meter dan ketebalan 22 Cm.

Pekerjaan tahap pertama dilkukan sejak 3 April 2019 lalu.

Saat ini warga di dua desa tersebut berencana mengerjkan perbaikan jalan tahap kedua dengan cara yang sama dengan panjang 80 meter.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved