Pembunuhan Pegawai UNM

VIDEO: Polres Gowa Serahkan Berkas Perkara Pembunuhan Pegawai UNM

Berkas perkara kasus Pembunuhan pegawai kampus UNM telah dilimpahkan ke kejaksaan Negeri Gowa.

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Berkas perkara kasus Pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar atau UNM telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Berkas perkara tersebut berjumlah dua rangkap. Penyerahan berkas dilakukan pada pukul 12:30 Wita Senin (13/5/2019) ke Kejaksaan Negeri Gowa.

"Kami telah menyerahkan berkas perkara tersangka atas nama WJ dalam kasus pembunuhan," kata Kasatreskrim Polres Gowa Iptu Muh Rivai, Senin (13/5/2019).

Baca: Besok, Polisi Jadwalkan Limpahkan Berkas Pembunuhan Pegawai UNM

Baca: Polisi Segera Limpahkan Berkas Pembunuhan Pegawai UNM ke Kejaksaan

Baca: Kasus Pembunuhan Pegawai UNM, Tim Bhayangkara Tunggu Hasil Laboratorium RS Unhas

Setelah berkas perkara tahap pertama dilimpahkan, maka tahap selanjutnya adalah evaluasi atau pun penilaian dari pihak kejaksaan. Setelah itu dilanjutkan pelimpahan tahap kedua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.

"Jadi kami menunggu evaluasi maupun penilaian dari kejaksaan. Apakah P19 atau P21," sambung Iptu Muh Rivai.

Kasus pembunuhan pegawai kampus UNM ini diketahui menyeret seorang dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan sebagai tersangka, Wahyu Jayadi.

Korbannya adalah rekan kerjanya sendiri, yaitu Siti Zulaeha Djafar.

Wahyu Jayadi ketika digiring petugas ke dalam sel tahanan Mapolres Gowa, Minggu (24/3/2019) lalu.
Wahyu Jayadi ketika digiring petugas ke dalam sel tahanan Mapolres Gowa, Minggu (24/3/2019) lalu. (Ari Maryadi/Tribun Timur)

Pria yang aktif beladiri karate tersebut membunuh Zulaeha dalam mobil Daihatsu Terios, Kamis (21/3/2019) lalu. Ia mencekik leher korbannya hingga nyawanya melayang.

Hingga saat ini, Wahyu Jayadi masih mendekam di sel tahanan Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru Sungguminasa. Ia ditahan sejak Minggu (24/3/2019) dua bulan lalu.

Polisi menjerat Wahyu Jayadi dengan pasal berlapis. Pertama pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Kedua pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiyaan berat yang menimbulkan korban meninggal dunia.

Wahyu Jayadi terancam hukuman penjara 15 tahun penjara.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

A

 
 

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved