Pemilu 2019

Sudah 469 Petugas KPPS Meninggal, Jusuf Kalla Sebut Berlebihan Tuduhan Petugas KPPS Diracuni

Sudah 469 Petugas KPPS Meninggal, Jusuf Kalla Sebut Berlebihan Tuduhan Petugas KPPS Diracuni

Sudah 469 Petugas KPPS Meninggal, Jusuf Kalla Sebut Berlebihan Tuduhan Petugas KPPS Diracuni
capture youtube.com/Indonesia Lawyer Club
ILC TV One tadi malam Jusuf Kalla bandingkan Pilpres 2019 dengan Pakistan dan Filipina 

Sudah 469 Petugas KPPS Meninggal, Jusuf Kalla Sebut Berlebihan Tuduhan Petugas KPPS Diracuni

TRIBUN-TIMUR.COM - Kementerian Kesehatan mengambil langkah cepat menjawab misteri meninggalnya ratusan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019. 

Kementerian Kesehatan melakukan autopsi verbal di 34 provinsi. 

 

Namun saat ini, Kementerian Kesehatan baru merampungkan autopsi 17 provinsi.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Resep Kreasi Ubi, Bisa Jadi Menu Berbuka Puasa

Baca: Masjid Agung Syuhada Polman Siapkan Makanan Berbuka Gratis untuk Musafir

Irsan, anggota KPPS di Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang meninggal diduga mengalami kelelahan dalam melaksanakan kegiatan Pemilu 2019, dimakamkan, Kamis (25/4/2019).
Irsan, anggota KPPS di Kabupaten Magetan, Jawa Timur yang meninggal diduga mengalami kelelahan dalam melaksanakan kegiatan Pemilu 2019, dimakamkan, Kamis (25/4/2019). (KOMPAS.COM/DOK RIZAL)

Perwakilan Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Tri Hesti Widyastuti mengatakan, dari 34 provinsi tersebut, 17 di antaranya sudah selesai diautopsi verbal.

Autopsi verbal adalah investigasi atas kematian seseorang melalui wawancara dengan orang terdekat korban, mengenai tanda-tanda kematian.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai berlebihan, hoaks adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 meninggal karena diracun.

Ia juga menanggapi permintaan visum petugas KPPS yang meninggal dunia. Kalla mengatakan, visum harus seizin keluarga.

"Itu terserah keluarganya, visumkan harus izin keluarga dan mungkin tuduhan (hoaks) bahwa itu diracun itu berlebihan saya kira," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Data terakhir dari KPU, sebanyak 469 petugas KPPS meninggal. Sementara petugas pengawas pemilu yang meninggal mencapai 92 orang.

Baca: Penyebab Driver Ojek Online / Ojol Tawuran dengan Tukang Parkir di Mal Panakukang (MP), Tonton Video

Halaman
123
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved