Pelanggaran Pemilu di Mamasa Tak Kunjung Tuntas, Kok Bisa?

Tapi, hingga kini dugaan pelanggaran Pidana Pemilu tersebut belum juga tuntas.

Pelanggaran Pemilu di Mamasa Tak Kunjung Tuntas, Kok Bisa?
Semuel/Tribun Mamasa
Devisi Hukim dan Pencegahan Bawaslu Kabupaten Mamasa,Patrik 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Hampir tiga pekan pasca dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 1 Desa Saluleang Kacamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Tapi, hingga kini dugaan pelanggaran Pidana Pemilu tersebut belum juga tuntas.

Meski telah beberapa kali digodok oleh Gakkumdu Kabupaten Mamasa, namun belum ada keputusan.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mamasa telah memeriksa sedikitnya 16 orang saksi.

Oknum yang diduga melakukan pelanggaran Pemilu di TPS 1 tersebut, juga sudah diperiksa.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kuat dugaan terjadi pelanggaran pidana Pemilu yang dilakukan oleh Kelompok Penyelenggara Pemilihan Umum (KPPS).

Atas dasar itu, pihak Bawaslu Mamasa melimpahkan dugaan pelanggaran tersebut ke ranah  Sentra Gakkumdu.

Setelah dilimpahkan, Bawaslu, Kejaksan Negeri Mamasa dan Kepolisian yang tergabung di Gakkumdu tersebut telah melakukan pembahasan,  tiga klali.

Meski telah tiga kali dilakukan pembahasan di Sentra Gakkumdu, namun saat ini masih terus berproses.

Hal itu dikatakan Patrik, Divisi Hukum dan Pencegahan, Bawaslu Kabupaten Mamasa sat dikonfirmasi via telepon selluler, Senin (13/5/2019) sore tadi.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved