Mantan ASN Pemkab Mamasa Ini Tuding Kejati Sulselbar Lamban Tangani Kasus

Pada tahun 2016 lalu, sejumlah proyek diduga bersalah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Sulselbar).

Mantan ASN Pemkab Mamasa Ini Tuding Kejati Sulselbar Lamban Tangani Kasus
semuel/tribunmamasa.com
Boby Pata'langi

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Boby Pata'langi (41), salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (Lira) asal Kabupaten Mamasa, Sulbar.

Pada tahun 2016 lalu, sejumlah proyek diduga bersalah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Sulselbar).

Namun kata Boby, hingga hari ini kasus yang sempat dilaporkan tak kunjung diproses.

Boby menilai Kejati amban tangani kasus.

Boby yang sebelumnya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi pemerintahan Kabupaten Mamasa sangat prihatin dengan kondisi uang di Mamasa.

Boby memutuskan untuk mengundurkan diri dari PNS dan terjun di dunia LSM.

Sejak saat itu, ia melaporkan sejumlah kasus dugaan penyelewengan dana proyek di Mamasa.

Sejumlah proyek yang diduga bermasalah yang sempat dilaporkan yaitu peningkatan jalan Pana-Ulusalu, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa.

Proyek peningkatan ini dikerjakan tahun 2016 oleh PT Karya Tallubulinna.

Pekerjaan ini dinilai murk up anggaran sebab ditemukan tidak sesuai volume pekerjaan.

Anggaran proyek tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) sebesat Rp. 7,124, 970,000.

Karena tidak kunjung diproses, Boby mengaku akan terus mendorong upaya pemeriksaan oleh pihka Kejati melalui LSM yang ia geluti saat ini.

Bahkan kata Boby, selain mengawasi laporan tersebut, ia juga akan menambah beberapa laporan temuannya, yakni pematangan lahan.

"Ada pematangan lahan milik pemda, dan juga mempertanyakan pemindahan dana 15 Milliar rupiah ke bank lain," tutur Boby, Minggu (12/5/2019) sore.

Laporan wartawan @rexta_sammy

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved