Sulsel Dapat Tambahan Kuota Haji 463 Orang

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Sulsel Kaswad Sartono mengatakan

Sulsel Dapat Tambahan Kuota Haji 463 Orang
dok.tribun
Dr Kaswad Sartono 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan mendapatkan tambahan 463 kuota di musim haji 2019 dari total kuota sebelumnya 7.296 orang.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Wilayah Sulsel Kaswad Sartono mengatakan tambahan kuota haji ini terbanyak dibandingkan dengan daerah lain.

"Kita patut bersyukur karena kita mendapatkan kuota terbanyak, 463 orang. Dari kuota ini bisa mengurangi beban daftar tunggu yang ada," kata Kaswad kepada Tribun, Minggu (12/05/2019), sore.

Daftar tunggu calon jamaah di Sulawesi Selatan yang tercatat di Badan Penyelenggara Haji Sulsel sebanyak 217 ribu. 

Untuk kuota tambahan tersebut telah dilakukan input data ke sistem dengan dibagi dalam dua tahapan pembagian yakni 50 persen untuk nomor porsi dan 50  persen usia lanjut dan pendamping.

"Untuk nomor urut ada 231 orang dan lanjut usia 232 orang," sebutnya.

Nama dan nomor porsi jamaah yang akan terakomodasi dalam kuota tambahan kemungkinan akan turun setelah proses pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua selesai.

Kaswad menyebutkan Kementerian Agama berencana membuka pelunasan BPIH tahap ketiga. Tahap ini kemungkinan  dibuka bagi jamaah prioritas yang masuk dalam daftar tunggu jemaah haji tahun berikutnya, diperkirakan 15 Mei 2019.

"Ini sementara dipersiapkan. Kalau ada petunjuk rencanana pelunasan tanggal 15 mei," tuturnya.

Beberapa bulan lalu, Kementerian agama telah membuka pelunasan BPIH tahap pertama dan kedua. Tetapi  hingga hari ini, tingkat pelunasan pada jemaah haji Sulsel belum mencapai 100 persen.

"Kementerian agama sudah melakuka upaya dan sudah  menghubungi yang belum lunas. Tetapi dengan ada yang belum lunas  tidak menghalangi sampai kuota full," sebutnya.

Calon jamaah yang belum melunasi sesuai jadwal ditentukan, secara otomatis dianggap mengundurkan diri.
Kuota tersebut akan menjadi kuota untuk jamaah yang masuk daftar cadangan.

Jamaah haji Sulsel tergabung dalam Embarkasi Makassar menaungi  delapan provinsi di Indonesia bagian timur. Kloter pertama dijadwalkan masuk Asrama Haji Sudiang pada 6 Juli 2019.

Jamaah berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi, sehari berselang. Kemudian wukup di Arafah 10 Agustus dan kloter terakhir tiba 16 September.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved