OPINI

OPINI - People Power dan Pilpres 2019

People power ketika dimaknai secara positif bertujuan yaitu untuk meluruskan suatu persoalan terkait munculnya indikasi kecurangan...

OPINI - People Power dan Pilpres 2019
tribun timur
Dosen Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar 

Oleh:
Kaharuddin
Dosen Pendidikan Sosiologi Unismuh Makassar

Momentum proses pemilihan Pilpres dan Pileg telah masuk pada tahap penyelesaian yang harus disikapi dengan pikiran-pikiran positif.

Tapi realitas pilpres semakin kelihatan memanas dan jauh dari nalar positif.

Sebagai contoh munculnya istilah people power dari kubu 02 yang direspon oleh tim 01 people power akan berhadapan Polri dan TNI.

Lebih sadisnya pernyataan Polri dan TNI lewat media ikut tersebar menyikapi istilah people power akan tembak ditempat kalau betul-betul dilakukan.

Fenomena tersebut tidak berakhir sampai di situ, bahkan lahir persoalan baru dari kubu ulama melalui ijtima untuk mendiskualifikasi calon 01.

Fenomena pilpres tidak akan terselesaikan dengan suatu kesejukan bilah pikiran positif masih jauh dari nalar berpikir.

Disadari oleh semua pihak kalau dalam proses penyelengaraan pemilu terdapat kekeliruan, dan itu diakui oleh pihak penyelenggara dalam hal ini KPU dan Panwas termasuk entri data sampai perhitungan C1.

Namun kesalahan tersebut telah diperbaiki. Oleh karena itu, hal tersebut tidak mesti disikapi dengan emosional.

Baca: Kementan Uji Coba Produk Biodiesel B100, Berikut Manfaatnya

Tapi seharusnya disikapi dengan pikiran positif, caranya melalui jalur hukum dan mengedepankan rasio komunikatif. Bukan mengedepankan power fisik yang akan merugikan tatanan sosial masyarakat.

Halaman
1234
Editor: Aldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved