Ramadan 2019

Okupansi Hotel Diprediksi Turun 40%, PHRI Sulsel: Promo Ramadan Tak Ngaruh

Hal kreatif apapun yang hotel lakukan, tetap saja tidak bisa mendongrak okupansi.

Okupansi Hotel Diprediksi Turun 40%, PHRI Sulsel: Promo Ramadan Tak Ngaruh
Sanovra/tribun-timur.com
Suasana silaturahmi dan buka puasa bersama Hotel Aryaduta Makassar, PHRI dan media di Poolside Area, Jl Penghibur, Makassar, Rabu (8/5/19). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel diprediksi turun selama Ramadan hingga Idulfitri.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Anggiat Sinaga menuturkan penurunan diprediksi 30-40 persen.

Menurutnya, kondisi pasar saat ini lesu. Hal kreatif apapun yang hotel lakukan, tetap saja tidak bisa mendongrak okupansi.

"Saya prediksi hampir semua hotel yang tergabung di PHRI Sulsel mengalami penurunan 30-40 persen selama Ramadan hingga 10 hari setelah Idulfitri,” katanya disela acara Buka Puasa Bersama di Poolside Area Aryaduta, Jl Somba Opu, Makassar, Rabu (8/5/2019).

Baca: Aryaduta Makassar dan PHRI Buka Puasa Bersama Sambil BBQ di Poolside Area

Baca: Nginap di Karebosi Condotel Hanya Rp 385 Ribu Free Sahur dan Takjil

Menurutnya, meskipun masing-masing hotel telah menawarkan paket kamar ataupun buka puasa yang menarik tetap saja tidak memengaruhi tingkat keterisian.

"Harga kamar, harga makanan diturunkan selama Ramadan. Masing-masing hadirkan promo all you can eat, promo gratis tetapi tetap saja tidak bisa menaikkan okupansi," ungkapnya.

Ramadan kali ini, target okupansi PHRI Sulsel sekitar 35 persen.

“Ramadan lalu optimis di angka 40-45 persen. Sementara di luar Ramadan rerata hotel menargetkan 60-80 persen,” katanya.

Sementara itu, Aryaduta Makassar memasang target okupansi yang cukup tinggi selama Ramadan.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved