Diduga Jadi Alat Politik, Ketua Golkar Bulukumba Ancam Laporkan PKH ke Kemensos

Saya akan melaporkan ke Kemensos hal ini supaya hal ini tdk terjadi dalam Pilkada Bulukumba nanti. Karena bisa saja hal ini dilakukan kembali," tambah

Diduga Jadi Alat Politik, Ketua Golkar Bulukumba Ancam Laporkan PKH ke Kemensos
Fikri/Tribun Timur
Ketua Partai Golkar Bulukumba A Hamzah pangki 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Partai Golongan Karya (Golkar) Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, mengaku bakal melaporkan Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial (Dinsos) Bulukumba.

Pasalnya, program untuk warga kurang mampu itu, diduga telah dijadikan sebagai alat politik oleh partai tertentu, pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 ini.

Baca: Kebakaran Hanguskan Kost-kostan di Majene, Kerugian Hingga Ratusan Juta

Baca: Pendaftaran Beasiswa LPDP Segera Dibuka,Ini Panduan Lengkapnya, Mulai dari Syarat hingga Cara Daftar

Olehnya, Hamzah Pangki yang juga Ketua DPRD Bulukumba itu, mengaku, bakal melaporkan PKH Bulukumba ke Kementerian Sosial (Kemensos), di Jakarta, dalam waktu dekat ini.

Menurut Hamzah Pangki, pengarahan para pendamping PKH untuk memilih calon legislatif (Caleg) tertentu, merupakan pelanggaran yang nyata.

"Para pendamping dikerahkan atas arahan Kepala Dinsos untuk memenangkan partai tertentu di Pileg lalu. Ini tidak bisa dibiarkan, kita akan laporkan ini ke Kementerian," ujar Hamzah Pangki.

Laporan tersebut, kata Hamzah, agar ada efek jerah kepada oknum pelaku agar tak mengulangi kembali, terlebih pada 2020 mendatang, Bulukumba kembali bakal menggelar pesta demokrasi.

Ketua Partai Golkar Bulukumba A Hamzah pangki
Ketua Partai Golkar Bulukumba A Hamzah pangki (Fikri/Tribun Timur)

"Saya akan melaporkan ke Kemensos hal ini supaya hal ini tdk terjadi dalam Pilkada Bulukumba nanti. Karena bisa saja hal ini dilakukan kembali," tambah Hamzah.

Saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019) siang, Kepala Dinsos Bulukumba, Syarifuddin, tak membenarkan hal tersebut.

"Tidak ada begitu. Cuman tuduhan itu, saya tidak ada begitu-begituan. Ini sudah lewat diungkit lagi," kata Syarifuddin melalui telepon.

Ia mengaku bakal segera mengklarifikasi hal tersebut dalam waktu dekat ini.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved