Yayasan NLR Indonesia Sosialisasi Hasil Kajian Awal Disabilitas di Toraja Utara

Yayasan NLR Indonesia menggelar sosialisasi hasil kajian awal penyandang disabilitas pada sektor keternagakerjaan

Yayasan NLR Indonesia Sosialisasi Hasil Kajian Awal Disabilitas di Toraja Utara
Kominfo SP Toraja Utara
Yayasan NLR Indonesia menggelar sosialisasi hasil kajian awal penyandang disabilitas pada sektor keternagakerjaan di Hotel Indra, Jalan Landorundun, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Jumat (03/5/2019) siang. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Yayasan NLR Indonesia menggelar sosialisasi hasil kajian awal penyandang disabilitas pada sektor keternagakerjaan di Hotel Indra, Jalan Landorundun, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Jumat (03/5/2019) siang.

Sekaligus Launching Program Learning Enrichment and Advising Program (LEAP).

Yayasan NLR Indonesia adalah organisasi non profit nasional anggota, aliansi Netherlands Leprosy Relief (NLR) yang bekerja untuk mendorong dunia tanpa kusta dan mewujudkan masyarakat inklusif bagi penyandang disabilitas.

Baca: Cabjari Rantepao Kejari Tana Toraja Penyuluhan Hukum di Sekolah

Sosialisasi dibuka Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan didampingi Program Manajer Inklusi dan Disabilitas Yayasan NLR Indonesia, Widya Prasetyanti.

Bupati Kalatiku dalam sambutannya menuturkan, Toraja Utara disisi adat budaya sudah memperhatikan penyandang disabilitas.

"Bahkan disisi agama pun kita diajarkan saling mengasihi sesama, ada dua poin mendorong pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat pada konsep pemerintah adalah pembelaan kepada masyarakat kurang mampu maupun masyarakat penyandang disabilitas," tutur Kalatiku dalam rilisnya, Sabtu (04/5/2019).

Baca: Dua Mantan Sekper Semen Tonasa Klaim Lolos ke DPRD Pangkep

Baca: Real Count, Berikut Suara Caleg DPR RI PKB, Gerindra, PDIP dan Golkar di Luwu Utara

Baca: Ciduk Dua Jaringan Narkoba, Tim Hiu Polrestabes Makassar Amankan Gorilla Jenis Hanoman

Mala itu, Kalatiku mengajak semua pihak membuat kegiatan ekonomi kreatif kepada penyandang disabilitas yang ada, sehingga mampu meningkatkan perekonomian.

Sementara, Program Manajer Inklusi dan Disabilitas, Widya Prasetyanti mengungkapkan yayasan NLR Indonesia adalah organisasi bekerja untuk mendampingi masyarakat penyakit kusta dan penyandang disabilitas

"NLR organisasi nasional bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan, di Indonesia ditemukan 15.000 kasus baru penyandang disabilitas," ungkapnya.

Widya mengatakan, terkhusus Sulawesi Selatan (Sulsel), di tahun 2018 kasus baru sekitar 900.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved