Pemilu 2019
Tingkat Partisipasi Pemilih di Pangkep Lampaui Target Nasional
Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Pangkep usai Pemilu 2019 telah melampaui target nasional.
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali | Editor: Suryana Anas
TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Pangkep usai Pemilu 2019 telah melampaui target nasional.
"Kalau target nasional itu 77,5 persen dan sekarang kita di Pangkep sesuai data yang masuk per kecamatan yakni pengguna hak pilih dibagi data pemilih termasuk DPT, DPK dan DPTB itu kita sudah mencapai 78,41 persen partisipasi pemilih," kata Komisioner KPU Pangkep Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Saiful Mujib, Sabtu (4/5/2019) siang.
Saiful menyebut, tercapainya tingkat partisipasi pemilih di Pangkep ini karena dukungan semua pihak.
Baca: Harga Telur Ayam Ras di Pangkep Rp 48 Ribu Per Rak
Baca: Bawang Merah Asal Bima dan Enrekang Naik, dari Bantaeng Malah Turun di Pasar Sentral Pangkep
Baca: H-2 Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Naik di Pasar Sentral Pangkep
"Para caleg juga ikut membantu kami untuk mensosialisasikan kepada pemilih agar datang ke TPS," ujarnya.
Selain para caleg, dibantu juga dengan sosiolisasi relawan demokrasi kita di semua kecamatan yang ada di kabupaten Pangkep.
"Selain masyarakatnya yang sadar, kita juga punya relawan demokrasi dan mereka bekerja menyadarkan masyarakat agar tidak golput," ungkapnya.
Berdasarkan data per kecamatan, KPU Pangkep merincikannya.
"Jumlah pemilih keseluruhan dari data perkecamatan yang diterima, data pemilihnya 248.802 orang yang sudah termasuk DPT, DPTB dan DPK," katanya.
Pengguna yang menggunakan hak pilih yakni 195.88 orang.
Rinciannya perkecamatan dengan urutan tertinggi tingkat partisipasi pemilih paling tinggi mulai dari Kecamatan Tondong Tallasa dengan 83,43 persen.
Disusul Kecamatan Liukang Tupabbiring 82,16 persen.
Kemudian Kecamatan Pangkajene 81,66 persen, Bungoro 80,78 persen, Balocci 80,50 persen dan Minasatene 80,67 persen.
Kecamatan Marang 73,39 persen, Labakkang 76,25 persen, Segeri 78,41 persen, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara 77,48 persen, Kecamatan Liukang Tangayya 75,22 persen dan Kecamatan Liukang Kalmas 79,12 persen.
Paling rendah kecamatan Mandalle dari 10.952 data pemilih, hanya 7.573 yang menggunakan hak pilihnya sehingga Mandalle cuma 69,15 persen.
"Penyebabnya itu menurut saya karena banyak pendatang yang bekerja di Mandalle dan ada juga beberapa mahasiswa yang tidak datang ke TPS," jelasnya.
Kedepannya Kecamatan Mandalle akan menjadi perhatian khusus bagi KPUD Pangkep untuk meningkatkan partispasi pemilih.
Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komisioner-kpu-pangkep-saiful-mujib-di-kantor-kpu-pangkep-sabtu-452019.jpg)