Ramadan 1440 H

Selama Ramadan, Penceramah di Luwu Timur Dilarang Keras Ceramah Soal Ini

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyiapkan 35 mubaligh mengisi ceramah di bulan Ramadan 1440 H.

Selama Ramadan, Penceramah di Luwu Timur Dilarang Keras Ceramah Soal Ini
ivan ismar/tribunlutim.com
Kabag Kesra Luwu Timur, Asmasari 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyiapkan 35 mubaligh mengisi ceramah di bulan Ramadan 1440 H.

Seperti itu disampaikan Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Luwu Timur, Asmasari kepada TribunLutim.com, Sabtu (4/5/2019) siang.

"Ada 35 mubaligh untuk persiapan Safari Ramadan pemda ke 11 kecamatan," kata Asmasari.

Baca: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Luncurkan Program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri

Selama Ramadan, mubaligh tersebut berpindah-pindah masjid di 11 kecamatan mengisi ceramah sesuai yang sudah dijadwal.

Asmasari mengatakan isi ceramah yang disampaikan harus baik dan bermanfaat bagi jamaah.

Selain itu, mubaligh bertugas menambah keimanan dan ketaqwaan jamaah kepada Allah SWT lewat isi ceramahnya.

Baca: Dua Mantan Sekper Semen Tonasa Klaim Lolos ke DPRD Pangkep

Baca: Real Count, Berikut Suara Caleg DPR RI PKB, Gerindra, PDIP dan Golkar di Luwu Utara

Baca: Ciduk Dua Jaringan Narkoba, Tim Hiu Polrestabes Makassar Amankan Gorilla Jenis Hanoman

"Intinya isi ceramah menambah keimanan dan ketaqwaan," tuturnya.

Sebaliknya, mubaligh atau penceramah yang mengisi ceramah di masjid manapun selama Ramadan tidak boleh radikal.

"Jadi tidak boleh menyinggung SARA, rasisme dan radikal," imbuh Asmasari.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, vanbo19

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved