Puluhan Penyandang Disabilitas Nikmati Widya Wisata di Tanjung Bayang

Selain dapat menikmati panorama pantai, penyandang disabilitas juga diberikan beberapa kegiatan permainan disiapkan oleh panitia.

Puluhan Penyandang Disabilitas Nikmati Widya Wisata di Tanjung Bayang
Hasan Basri/Tribun Timur
Sebanyak 70 orang penyandang disabilitas mengikuti kegiatan Widya Wisata di Tanjung Bayang Makassar, Jumat (3/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari program terapi psikososial yang diberikan bagi penyandang disabilitas 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Sebanyak 70 orang penyandang disabilitas mengikuti kegiatan Widya  Wisata di Tanjung Bayang Makassar, Jumat (3/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program terapi psikososial yang diberikan bagi penyandang disabilitas binaani Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BRSPDF) Wirajaya Makassar.

Selain  dapat menikmati panorama pantai, penyandang disabilitas  juga diberikan beberapa kegiatan  permainan disiapkan oleh panitia.

Games-games ini sengaja dilakukan untuk melatih konsentrasi dan kekompakan serta kerja sama tim dari para penyandang disabilitas itu sendiri.

Baca: Yasmib Sulawesi Bedah Buku Fiqih Penguatan Penyandang Disabilitas di Unhas

Baca: Dinsos Latih Warga Miskin dan Penyandang Disabilitas Jadi Pengusaha

Ada beberapa jenis permainan kita persiapkan, diantaranya permainan yang dapat melatih konsentrasi anak seperti permainan tebak gaya.

Ada juga permainan yang bisa mengukur kekompakan tim dari anak-anak penyandang disabilitas, seperti permainan tiup bola digelas, dan goyang Balon.

Kepala BRSDF Syaiful Samad mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang untuk merefresh psikis anak-anak penyandang disabilitas, sekaligus wadah  bagi para penyandang Disabilitas untuk belajar berbaur dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Kedepan, kegiatan serupa harus lebih mantap dengan berbagai jenis permainan yang bisa memunculkan keceriaan, semangat hidup agar bisa lebih survive serta menimbulkan rasa percaya diri bagi para penyandang Disabilitas”, harap Syaiful.

Baca: BSN Dorong Industri Terapkan SNI Baja

Menurutnya  hal penting yang perlu disentuh bagi anak-anak penyandang disabilitas adalah bagaimana upaya kita untuk membangkitkan semangat dan rasa percaya dirinta.

Olehnya itu, Syaiful menganggap jika kegiatan Widya wisata ini sangat penting. “Sebanyak apapun pelatihan keterampilan hidup yang diberikan bagi penyandang disabilitas, namun ia tidak punya rasa percaya diri, maka kesemua itu akan menjadi sia-sia”, kunci Syaiful. (*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved