Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Sigi, ROA dan Alumni SMAN 1 Palu Sasar Daerah Terisolir

Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sudah masuk hari ke lima.

Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Sigi, ROA dan Alumni SMAN 1 Palu Sasar Daerah Terisolir
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Direktur ROA Sulteng, Mohammad Subarkah (kanan) saat melakukan koordinasi dengan jurnalis di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Sigi, Sulawesi Tengah.(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz). 

TRIBUNPAL.COM, SIGI - Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, sudah masuk hari ke lima.

Kamis kemarin, Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa yang sempat terisolir sudah bisa diakses menggunakan roda empat.

Sementara untuk akses jalan menuju Desa Sadaunta, hanya dapat diakses menggunakan kendaraan dua karena sarana jalan ambruk.

Baca: Tiga Hari Terisolir, Akses Menuju Desa Tuva di Sigi Sudah Bisa Dilalui Roda Empat

Baca: 12 Sekolah Dasar Kekurangan Guru di Kecamatan Gumbasa Sigi

Baca: Satu Sekolah di Desa Omu Kabupaten Sigi, Hancur Disapu Banjir Bandang

Melihat kondisi ini, Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) bersama Alumni SMA Negeri 1 Palu akan masuk mendistribusikan di wilayah yang belum terjangkau pasca banjir pada Minggu (28/4/2019) kenarin.

"Kami sudah ke lapangan, dan memang beberapa lokasi banjir sudah banyak mendapat pasokan bantuan," kata Direktur ROA Sulteng, Mohammad Subarkah, Jumat (3/5/2019).

Namun kata dia, beberapa tempat karena aksesnya belum bisa dilalui, sehingga ROA bersam Alumni SMA N 1 Palu akan mencoba masuk ke dareah yang belum tersentuh bantua.

"Saat ini kami akan memprioritaskan wilayah-wilayah yang akses jalannya terputus," ujar pria yang akrab disapa Abal itu.

"Karena memang mereka-mereka yang terisolir ini, butuh bantuan secepatnya," tambahnya.

Bukan wilayah yang lain tidak penting kata Abal, Namun faktanya bantuan di wilayah seperti Bangga dan Balongga sudah menumpuk.

"Tapi memang kita perlu melihat skala prioritas," terangnya.

Saat ini, kata Abal tim baru melakukan survei lapangan, untuk memastikan wikayah mana yang belum terjangkau bantuan

"Kalau tidak ada halangan kami akan masuk kira-kira hari sabtu," pungkasnya. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved