Unibos Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Melalui Kerja Sama Global

Seminar nasional ini dilaksanakan oleh rogram Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas

Unibos Gelar Seminar Nasional, Bahas Pembangunan Melalui Kerja Sama Global
Handrover
Foto bersama antara pihak Unibos dan pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar Unibos di ruang Lompo Kencana II, Hotel M Regency Makassar, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Bosowa (Unibos) menggelar Seminar Nasional dengan mengusung tema “Menyemai Inisiatif Pembangunan Lokal Berkelanjutan Melalui Kerja Sama Global Multi Pihak”.

Seminar nasional ini dilaksanakan oleh rogram Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Bosowa (Unibos).

Baca: Viral, SK Pengangkatan Pejabat Pemprov Sulsel Mulai Dibidik KASN, Batal Jadi Pejabat?

Baca: Moeldoko Ungkap Tiga Kesepakatan Jokowi dengan Pimpinan Organisasi Buruh di Istana Bogor

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal S Suhaeb sebagai pembicara mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada seminar nasional Hotel M Regency Makassar, Rabu (1/5/2019).

Ketua Prodi HI Unibos, Zulkhair Burhan, mengatakan seminar ini dilaksanakan sebagai bentuk respon terhadap perkembangan desentralisasi pasca dua dekade reformasi.

Yang ukses membawa perubahan termasuk bagaimana pemerintah daerah sebagai pemegang kunci pembangunan nasional menjadi tujuan dilakukannya kegiatan ini.

"Dengan melibatkan berbagai pihak, harapan seminar nasional ini ialah untuk mempertemukan gagasan dan mendokumentasikan praktik pembangunan berkelanjutan sebagai salah satau tantangan pembangunan kedepannya," ujar Zulkhair Burhan.

Foto bersama antara pihak Unibos dan pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar Unibos di ruang Lompo Kencana II, Hotel M Regency Makassar, Rabu (1/5/2019).
Foto bersama antara pihak Unibos dan pembicara dalam Seminar Nasional yang digelar Unibos di ruang Lompo Kencana II, Hotel M Regency Makassar, Rabu (1/5/2019). (Handrover)

"Termasuk dalam peran pemerintah daerah yang menjadi penting dalam era desentralisasi yang terus berkembang. Juga kemajuan teknologi dan pembangunan yang harus ditopang oleh pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya lagi.

Seminar ini juga diisi oleh narasumber yang hadir antara lain Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) Kota Makassar, Dr Andi Hadijah Iriani, Andi Aumi Angreny Amin mewakili Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan,l.

Selain itu, Arie Nauvel Iskandar selaku Direktur Corporate Affairs Mars Indonesia, serta Arief Wicaksono selaku akademisi Universitas Bosowa dan dipandu oleh Asy’ari dari Pusat Studi Desentralisasi dan Kerja Sama Global, Universitas Bosowa.

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Andi Aumi Angreny mengungkapkan data menarik terkait bagaimana posisi dan kondisi ketimpangan yang terjadi di Sulawesi Selatan.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved