Kabar Buruk Suami & Anak Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip Kini Setelah Dirinya Ditangkap KPK

Kabar buruk suami dan anak Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip kini setelah dirinya ditangkap KPK.

Kabar Buruk Suami & Anak Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip Kini Setelah Dirinya Ditangkap KPK
DOK PRIBADI
Pose Bupati Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip jauh hari sebelum ditangkap. 

2. Pernah Ditegur Gubernur Karena Laksanakan APBD Tak Sesuai Hasil Konsultasi

Pelaksanaan APBD 2015 tak sesuai hasil konsultasi ini merupakan satu kesalahan lain yang terakumulasi ketika 2015 lalu.

Atas kesalahan ini, Sri Wahyumi Maria Manalip diberikan surat teguran tertulis oleh Gubernur Sulawesi Utara.

3. Mutasi 305 Pejabat Usai Pilkada

Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip kembali memantik kontroversi.

Bupati berpenampilan modis ini memutasi pejabat di Pemkab Talaud tak lama setelah Pilkada 2018.

Sebanyak 305 ASN esleon II, III dan IV dinonjobkan.

Padahal sesuai UU, kepala daerah dilarang melakukan mutasi setelah Pilkada.

Kasus ini membuat Sri Wahyumi Maria Manalip kembali bersitegang dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sebelum melakukan mutasi Pemkab Talaud mengirim permohonan izin untuk melakukan mutasi jabatan, namun lewat surat balasan Kemendagri menolak rencana itu.

Sesuai surat yang disampaikan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Sumarsono, mutasi usai Pilkada melanggar UU.

5. Dinonaktifkan Kemendagri Karena ke Luar Negeri Tanpa Izin 

Sri Wahyumi Maria Manalip sempat dinonaktifkan sebagai Bupati Talaud selama 3 bulan.

Hal ini setelah keluar Surat keputusan yang ditandatangani Mendagri.

Sri Wahyumi Maria Manalip melanggar karena mengadakan perjalanan ke luar negeri dari 20 Oktober hingga 13 September 2017.

Keberangkatan dia ke Amerika Serikat ternyata tak dilengkapi surat izin dari Gubernur Sulut diketahui Menteri Dalam Negeri.

Tim Kemendagri pun turun untuk menyelidiki kasus ini.

Meski ke luar negeri dengan biaya sendiri, ternyata tak menyelamatkan Sri Wahyumi Maria Manalip dari sanksi nonaktif selama 3 bulan.

6. Meninggalkan Daerah Usai Pilkada 2018 Tanpa Izin

Pilkada Talaud yang dihelat 2018 memenangkan Elly Lasut sebagai Bupati Talaud.

Petahana Sri Wahyumi Maria Manalip kalah.

Sri Wahyumi Maria Manalip meninggalkan daerah tanpa izin gubernur selama 11 hari berturut-turut dari 28 Juni sampai 8 Juli 2018 setelah pilkada.

7. Bupati Talaud Ditangkap KPK

Sri Wahyumi Maria Manalip ditangkap petugas KPK di kantornya pada Selasa (30/4/2019) sekitar pukul 11.20 Wita.

Sekertaris Daerah Kabupaten Talaud, Adolof Binilang saat dikonfirmasi mengaku kaget adanya penangkapan tersebut. 

Dia mengaku tak tahu proses penangkapan karena sedang melaksanakan rapat.

"Saya hanya dengar bahwa tadi ada (KPK), tapi persis seperti apa saya tak lihat. (saya) tidak tahu karena tiba-tiba. Saya sedang rapat tadi," katanya kepada sejumlah wartawan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bupati Talaud Sri Wahyumi Ditangkap KPK, Anak-anak Tinggal di Kontrakan dan Suami Dirawat".

Penulis: Kontributor Manado, Skivo Marcelino Mandey

Editor: Farid Assifa

Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved