Cetak Dua Gol untuk PSM di AFC Cup 2019, Marc Klok Singgung Proses Naturalisasi
Klok akhirnya muncul sebagai pahlawan dengan dua golnya ke gawang Home United yang dijaga kiper Nazri Sabri.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Insan Ikhlas Djalil
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gelandang tangguh PSM Makassar, Marc Anthony Klok, punya peran besar atas kemenangan 3-2 lawan Home United pada matchday kelima penyisihan Grup H AFC Cup 2019.
Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, dalam guyuran hujan, kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama.
Baca: Rahmat dan Pellu Cadangan Lawan Home United, Pelatih: Pemain Kelelahan. Starter di Piala Indonesia?
Baca: Pameran Otomotif Indonesia International Motor Show Makassar Dibuka
Baca: FOTO: Yulita Kembali Ketua INI Setelah Mengalahkan Rivalnya Ochtiy Chandrawat
Memasuki babak kedua, PSM langsung tertinggal 0-2 hanya dalam tempo empat menit. Dua gol tim tamu diborong Hafiz Nor di menit ke-51 dan 55.
Klub asal Singapura itu mampu memanfaatkan buruknya koordinasi lini belakang PSM. Lini belakang PSM dijaga Taufik Hidayat, Beny Wahyudi, serta duet stopper Aaron Evans dan Munhar.

Klok akhirnya muncul sebagai pahlawan dengan dua golnya ke gawang Home United yang dijaga kiper Nazri Sabri.
Satu gol dari titik penalti di menit ke-60 yang mengubah skor menjadi 1-2. Pemain asal Belanda ini mengubah skor jadi 2-2, setelah mencetak gol indah dari luar kotak penalti di menit ke-78
Guy Junior yang menggantikan peran Eero Markkanen pada posisi striker murni, tampil sebagai pembeda. Pemain naturalisasi ini mencetak gol kemenangan di menit ke-86.

Skor tipis 3-2 ini sudah cukup bagi PSM untuk mengunci posisi sebagai juara Grup H, meski masih menyisakan satu laga lawan Lao Toyota FC.
PSM memiliki 11 poin, disusul Kaya Iloilo FC dengan poin 8. Pada yang pada hari yang sama, Kaya FC membantai Lao Toyota FC 5-1.
Kaya FC juga bisa mendapatkan poin 11 jika mampu mengalahkan Home United di laga terakhir, namun PSM unggul head to head dengan Kaya FC.
Mengenai penampilannya lawan Home United, Klok mengaku tidak menyangka mampu menyumbang dua gol. Terutama gol kedua.

Gol kedua Klok lahir dari sepakan melengkung dari luar kotak penalti. Menurutnya, saat bola datang, dia tidak pikir panjang dan langsung menendang bola ke arah gawang.
"Gol kedua, saya tidak pikir lagi. Bola datang, langsung saya tendang. Ini luar biasa untuk skor 2-2," ungkap Klok, setelah pertandingan.
Tembakan melengkung Klok bersarang di pojok kiri gawang Home United. Kiper berusaha mengantisipasi, namun bola jauh dari jangkauannya.
Baca: IMB Property Bangun Perumahan Baru di Sudiang, Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Baca: Sambut Ramadan 1440 H, UKM Pecinta Al Quran dan Masjid UMI Gelar Konsolidasi
Baca: 300 Warga Kadingeh Enrekang Nginap di Tenda Darurat Malam Ini
Klok menegaskan, dua gol itu untuk kerja keras tim yang terus berjuang setelah tertinggal 0-2.
Ia menambahkan, gol itu bukan berarti sebagai wujud pembuktian bahwa dirinya layak menadapat proses naturalisasi.

“Tidak penting untuk saya, tapi untuk tim. Sekarang kita menang dan menang di grup. Saya sudah bicara mau naturalisasi dan mau main di timnas Indonesia, tapi saya sabar untuk proses," jelasnya.
Manajemen PSM berharap proses naturalisasi Klop dapat rampung secepatnya. Jika pemain asal Belanda ini bisa menjadi WNI, maka PSM ingin menambah satu pemain asing lagi.
Darije Kalezic Akui Klok Punya Peran Penting
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, angkat suara mengenai dua gol Marc Anthony Klok ke gawang Home United. PSM menang tipis 3-2.
Salah satu gol yang diciptakan Klok, mampu membawa angin segar yaitu gol kedua dan berhasil membuat skor 2-2, setelah PSM tertinggal 0-2.
Darije mengaku, peran Klok memang dipertaruhkan pada laga penting ini, sebab PSM tanpa striker Eero Markkanen karena akumulasi kartu kuning.

Menurut Darije, tidak hadirnya Markkanen membuat peran Klok sangat dibutuhkan di semua lini, termasuk di sektor depan.
"Tidak perlu mencetak dua gol untuk menjadi pemain penting di PSM. Dia (Klok) memang memiliki peran tersendiri untuk tim," ungkap Darije Kalezic, setelah pertandingan.
Pelatih asal Bosnia itu menambahkan, semua klub di Indonesia akan senang jika mendapatkan Marc Klok. (*)