Hardiknas 2019

Bupati Toraja Utara Irup Hari Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar upacara peringati Hari Pendidikan Nasional bertema 'Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan'

Bupati Toraja Utara Irup Hari Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah
Kominfo SP Toraja Utara, Basry Budi
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan menjadi Irup pada peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Hari Otonomi Daerah di Lapangan Bakti Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (02/5/2019) pagi. 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar upacara peringati Hari Pendidikan Nasional bertema 'Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan' di Lapangan Bakti Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulsel, Kamis (02/5/2019) pagi.

Upacara Hardiknas sekaligus dirangkaikan Hari Otonomi Daerah ke XXIII tanggal 25 April 2019 lalu dengan tema 'Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif'.

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).

Baca: KPU Toraja Utara Mulai Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

Baca: Dulu Golkar Berjaya di Gowa, Pileg 2019 Terlempar Dari Empat Besar

Baca: BREAKING NEWS: Peringati Hardiknas, PMII Mamuju Demo di Kantor Gubernur Sulbar

Bupati Kalatiku pada sambutannya mengatakan, memperingati Hardiknas dan hari otonomi daerah menyatakan penghormatan dan penghargaan untuk pendidikan yang memiliki peran penting yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Hal itu bermuara dan memasuki masa depan yang baik, dengan adanya pendidikan kita dapat memajukan bangsa ini," tuturnya.

Lanjutnya, hari otonomi daerah berkaitan dunia pendidikan karena dinamika pembangunan dapat diukur dari sumber daya manusia sebab otonomi daerah sebuah kesadaran nasional dimana daerah dipacu sentral distrik sehingga bermuara pada roda pemerintahan.

"Seyogyanya, kita mengikuti prinsip arah nasional dimana tiga tahun pemerintah daerah dalam kebijakannya telah menganggarkan 20 persen APBD Toraja Utara untuk dunia pendidikan diluar gaji tenaga honorer," ungkap Kalatiku.

Sehingga, hal ini masih menjadi perhatian bersama dan Pemkab Toraja Utara dituntut mensukseskan kegiatan di dunia pendidikan.

Kalatiku mengatakan, penyelenggaraan pendidikan saat ke saat mengalami peningkatan, dibuktikan sejak sebelum kepemimpinannya dan dunia pendidikan di Toraja Utara berada di urutan 18 tingkat provinsi Sulsel.

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved