Mamuju Disebut Layak Jadi Ibu Kota Negara, Ini Kata Gubernur Sulbar

Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia ke luar Pulau Jawa terus digulirkan pemerintah.

Mamuju Disebut Layak Jadi Ibu Kota Negara, Ini Kata Gubernur Sulbar
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) saat diwawancarai wartawan di Warkop 89 Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia ke luar Pulau Jawa terus digulirkan pemerintah. Masalah banjir, macet dan polusi di ibukota dinilai tidak ideal untuk sebuah ibu kota negara.

Ada beberapa opsi yang bisa diambil untuk lokasi ibu kota, seperti lokasinya masih dekat dengan Jakarta agar persoalan bisnis dan administrasi mudah.

Ada pula usulan untuk memindah ke luar Jawa di lokasi yang jarang terjadi gempa bumi dan bencana alam lainnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Mamuju Juga Disebut Cocok Jadi Ibu Kota Indonesia, Begini Profil dan Sejarahnya

Baca: Korban Banjir Bandang Desa Bangga Sulteng Butuh Obat Gatal-gatal

Baca: Jeneponto Disebut Layak Jadi Ibu Kota Negara, Begini Kata Iksan Iskandar

Isu pemerataan ekonomi juga jadi satu alasan pemindahan ibu kota negara.

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga punya usulan mengenai lokasi ibukota baru. Jusuf Kalla mengusulkan ibukota pindah ke kota Mamuju, sebuah kota di pesisir Sulawesi bagian barat.

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar (ABM) menyambut positif usulan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, yang mengusulkan pemindahan ibukota ke Mamuju.

"Saya kira ini bukan persoalan baru, sudah lama diwacanakan. Kalau Mamuju disebut-sebut menjadi salah satu lokasi pemindahan ibukota, saya kira Sulbar tetap siap,"kata Ali Baal kepada Tribun-Timur.com, ditemui di salah satu rumah makan di Mamuju, Rabu (1/5/2019) siang.

Meski begitu, kata dia, namun tetap butuh kajian kelayakan melalui tim yang dibentuk oleh pemerintah pusat. Sebab, menurutnya memindahkan ibukota bukan hal hura-hura, tapi harus melalui kajian.

"Tentu dalam kajian itu pasti punya potensi strategi. Kalau di Sulawesi Barat mungkin karena ada Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki-II) yang menghubungkan antar fasipik,"ujarnya.

Namun, kata Ali Baal, itu tetap menjadi urusan Presiden dan DPR jika memang punya kesunggguhan untuk memindahkan ibukota ke Sulawesi Barat atau tempat lain, seperti Kalimantan.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved