Jaksa Tak Siap Bacakan Tuntutan, Terdakwa Korupsi Sanggar Lorong Batal Disidang

Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar batal menyidangkan perkara mantan Kepala DInas Koperasi Makassar Gani Sirman

Jaksa Tak Siap Bacakan Tuntutan, Terdakwa Korupsi Sanggar Lorong Batal Disidang
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kepala Dinas Koperasi Makassar, Gani Sirman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar batal menyidangkan perkara mantan Kepala Dinas Koperasi Pemerintah Kota Makassar, Gani Sirman Selasa (30/04/2019).

Sidang sedianya digelar untuk pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum, ditunda hingga Selasa depan dengan agenda yang sama.

Baca: Korupsi Pengadaan Pohon Ketapang, Gani Sirman Didakwa Ancaman 20 Tahun Penjara

Baca: Korupsi Sanggar Lorong, Jaksa Jebloskan Gani Sirman ke Lapas

Belum diketahui alasan penundaan sidang tersebut. Namun menurut Kuasa Hukum terdakwa Syahril Cakkari, sidang ditunda karena tuntutan JPU belum siap.

"Sepertinya Jaksa belum siap bacakan tuntutan," kata Syahril saat ditemui di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (30/4/2019), sore.

Akibat penundaan ini, Gani yang telah menunggu berjam jam di pengadilan terpaksa pulang tanpa menjalani persidangan.

Diketahui Gani menjadi terdakwa karena
diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi Persediaan Sanggar Kerajinan Lorong-lorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tahun anggaran 2015/2016).

Gani diduga  secara melawan hukum melakukan pembayaran atas beban APBN/APBD yang seharusnya tidak boleh dilakukan sebelum barang dan/atau jasa diterima, sebagaimana diatur dalam Pasal 21 Ayat (1) UU RI No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negera.

Terdakwa juga tidak mematuhi etika pengadaan yang harus dipatuhi oleh seorang pengguna anggaran atau pejabat pembuat komitmen (PPK) maupun pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa.

Syahril Cakkari dalam menghadapi sidang pembacaan tuntutan oleh JPU, mengaku tidak ada persiapan khusus.

"Kita ikuti saja persidangannya seperti biasa, selama ini kita telah mengkuti proses persidangan sehingga kita sudaj tau bagaimana fakta dan perbuatan masing masing terdakwa," kata Syahrir.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved