5 Fakta Isu Pemindahan Ibu Kota Negara di Era Presiden Jokowi, Muncul Sejak Era Andrinof Chaniago

Presiden Joko Widodo pun telah menggelar rapat tertutup untuk membahas pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.

5 Fakta Isu Pemindahan Ibu Kota Negara di Era Presiden Jokowi, Muncul Sejak Era Andrinof Chaniago
5 Fakta Isu Pemindahan Ibu Kota Negara di Era Presiden Jokowi, Muncul Sejak Era Andrinof Chaniago 

TRIBUN-TIMUR.COM-Isu pemindahan ibu kota negara dari Jakarta kembali muncul di 2019.

Presiden Joko Widodo pun telah menggelar rapat tertutup untuk membahas pemindahan ibu kota negara dari Jakarta.

Dilansir dari Kompas.com, dalam rapat tersebut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro memaparkan hasil kajiannya tentang pemindahan ibu kota.

Menurut dia, terdapat tiga opsi yang diserahkan kepada Presiden terkait hal ini.

Pertama, ibu kota tetap di Jakarta. Kedua, ibu kota dipindahkan di wilayah radius 50-70 kilometer dari Jakarta. Ketiga, ibu kota dipindahkan ke luar Jawa.

Dari semua pilihan yang ditawarkan, Jokowi memutuskan memilih opsi terakhir untuk memindahkan ibu kota ke luar Jawa.

Kota di Kalimantan dan Sulawesi banyak disebut akan menjadi tujuan relokasi ibu kota ini.

Namun, ternyata bukan hanya kali ini wacana pemindahan ibu kota dibahas di era kepemimpinan manta Gubernur DKI Jakarta ini.

Sebelumnya, pembicaraan mengenai urgensi pemindahan ibu kota sempat beberapa kali dilakukan.

1. Era Andrinof Chaniago

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved