VIDEO: Kondisi Banjir di Pasar Sentral Kota Enrekang

"Tahun 1990an pernah banjir, lebih parah dari ini, tapi setelah itu tak pernah lagi. Baru kali ini banjir lagi dan parah sekali," ujarnya.

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Hujan deras terus mengguyur wilayah Kabupaten Enrekang dalam tiga hari terakhir.

Hal itu mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kota Enrekang.

Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir.

Termasuk Mapolsek Enrekang juga ikut terkena dampak banjir di Kota Enrekang.

Tinggi air di area tersebut mencapai lutut bahkan hingga dada orang dewasa.

Bahkan, sejumlah warga di sekitar area pinggiran Swiss harus dievakuasi mengunakan perahu karet oleh tim BPBD Enrekang.

Menurut salah seorang warga, Rumyani, air mulai naik dan masuk ke pemukiman warga sejak pukul 04.00 Wita dini hari.

"Air mulai naik pukul 04.00 Wita, sempat diumumkan di masjid tadi, dan puncaknya pada pukul 06.00 wita, air sudah masuk ke rumah sampai sekarang," kata Rumyani kepada TribunEnrekang.com, Senin (29/4/2019).

Seorang warga di area Swiss, Aras, mengatakan banjir kali ini merupakan banjir terparah dalam 25 tahun terakhir.

"Tahun 1990an pernah banjir, lebih parah dari ini, tapi setelah itu tak pernah lagi. Baru kali ini banjir lagi dan parah sekali," ujarnya.

Saat ini, sejumlah warga dan pedagang di Kota Enrekang masih berupaya melakukan evakuasi terhadap sejumlah barang-barangnya.(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved