Ini Penyebab Banjir Dua Kecamatan di Kabupaten Enrekang Hari Ini

Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Enrekang yakni Kecamatan Enrekang dan Cendana, Senin (29/4/2019) pagi.

Ini Penyebab Banjir Dua Kecamatan di Kabupaten Enrekang Hari Ini
Foto drone By Ohe Syam Suharso
Kondisi Banjir yang melanda Kota Enrekang, Senin (29/4/2019) pagi. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Banjir melanda dua kecamatan di Kabupaten Enrekang yakni Kecamatan Enrekang dan Cendana, Senin (29/4/2019) pagi.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang penyebab utama terjadinya banjir, lantaran hujan intensitas sedang hingga deras tanpa henti yang mengguyur wilayah Enrekang selama tiga hari terakhir.

Pantauan Banjir Enrekang dari Ketinggian1
Pantauan Banjir Enrekang dari Ketinggian1 (Facebook)

Baca: Foto-foto Banjir di Enrekang, Aktivitas di Pasar Sentral Lumpuh & Ujian Semester Sekolah Batal

Baca: FOTO FOTO Banjir Kota Enrekang Setelah Diguyur Hujan Tiga Hari

Hal itu mengakibatkan, air di Sungai Mata Allo dan Sungai Saddang meluap dan merendam rumah dan lahan pertanian warga di dua kecamatan tersebut.

"Faktor utamanya tentu hujan lebat yang berakibat melaupnya Sungai Saddang dan Mata Allo, dan tanggul tak mampu menahan debit air," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang, Lukman Dering.

Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah  terdampak banjir.
Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir. (Muh Asiz Albar)

Ia menjelaskan, untuk data sementara dalam bencana banjir saat ini belum ada korban jiwa.

Hanya saja, memang hampir seluruh rumah warga di bantaran sungai terendam banjir setinggi lutut hingga dada orang dewasa.

"Sampai saat ini, alhamdulillah data kita belum ada korban jiwa akibat bencana banjir," ujar Lukman Dering.

Hingga saat ini pihak BPBD Enrekang masih melakukan evakuasi dan membantu warga membersihkan rumahnya.

Saat ini kondisi air akibat banjir di Kota Enrekang mulai surut.

Area terparah terdampak banjit di sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir.

Tinggi air di area tersebut mencapai lutut bahkan hingga dada orang dewasa.
(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Baca: Foto-foto Banjir di Enrekang, Aktivitas di Pasar Sentral Lumpuh & Ujian Semester Sekolah Batal

Baca: BPBD Enrekang Terjunkan 32 Personel TRC Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved