Banjir Enrekang

BPBD Enrekang Terjunkan 32 Personel TRC Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Hujan deras terus mengguyur wilayah Kabupaten Enrekang dalam tiga hari terakhir. Hal itu mengakibatkan bencana banjir di Kota Enrekang.

BPBD Enrekang Terjunkan 32 Personel TRC Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Muh Asiz Albar
Badan Penanngulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan evakuasi dan membantu warga. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Hujan deras terus mengguyur wilayah Kabupaten Enrekang dalam tiga hari terakhir.

Hal itu mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kota Enrekang.

Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah  terdampak banjir.
Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir. (Muh Asiz Albar)

Baca: Direndam Banjir, Ujian Semester Beberapa Sekolah di Kota Enrekang Ditunda

Baca: FOTO FOTO Banjir Kota Enrekang Setelah Diguyur Hujan Tiga Hari

Untuk itu, Badan Penanngulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan evakuasi dan membantu warga.

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang, Lukman Dering, pihaknya menerjunkan 32 personel untuk evakusi.

Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah  terdampak banjir.
Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir. (Muh Asiz Albar)

"Kita terjunkan 32 TRC untuk evakuasi, mereka kita terjunkan untuk menyisir beberapa wilayah yang terdampak para seperti di area sungai saddang," kata Lukman Dering kepada TribunEnrekang.com, Senin (29/4/2019) pagi.

Ia menjelaskan, dalam proses evakuasi pihaknya juga menerjunkan perahu karet untuk membantu warga dan anak-anak.

"Proses evakuasi masih berlangsung, tapi kita sisir di setiap jalan yang parah efek banjirnya, tapi kalau melihat kondisi saat ini memang air sudah mulai surut," ujarnya.

Kondisi banjir di area SDN 116 Enrekang, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Senin (29/4/2019) pagi.
Kondisi banjir di area SDN 116 Enrekang, Kelurahan Juppandang, Kecamatan Enrekang, Senin (29/4/2019) pagi. (Muh Asiz Albar)

Area terparah terdampak banjit di sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir.

Tinggi air di area tersebut mencapai lutut bahkan hingga dada orang dewasa.

Bahkan, sejumlah warga di sekitar area pinggiran Swiss harus dievakuasi mengunakan perahu karet oleh tim BPBD Enrekang.
(tribunenrekang.com)

Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah  terdampak banjir.
Pantauan TribunEnrekang.com, area sekitar Pasar Sentral Enrekang, wilayah Jl Galung Melati dan area Sekitar Wilayah Sungai Saddang (Swiss) menjadi daerah terparah terdampak banjir. (Muh Asiz Albar)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved