Bawaslu Selayar Panggil Anak di Bawah Umur yang Ikut Mencoblos

Humas Bawaslu Selayar Eriek Gunawan mengatakan, bahwa Manda masih berstatus murid kelas 6 SD. Awalnya mendapatkan C6 dari KPPS.

Bawaslu Selayar Panggil Anak di Bawah Umur yang Ikut Mencoblos
HANDOVER
Manda (14) anak dibawah yang ikut mencoblos, kini menghadiri undangan Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Selayar di Ruang Sidang Sentra Gakkumdu Bawaslu, Jl Dr Sam Ratulangi No 13, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Senin (29/4/2019). 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG- Manda (14) anak dibawah umur yang ikut mencoblos, kini menghadiri undangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Selayar.

Berlangsung di Ruang Sidang Sentra Gakkumdu Bawaslu, Jl dr Sam Ratulangi No 13, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (29/4/2019).

Sebelumya Ketua Forum Peduli Selayar (FPS), Arsil Ihsan melaporkan Manda ke Bawaslu, karena terlihat mengantri menunggu panggilan di TPS 3 pada Pemilu, Rabu 17 April 2019, berlokasi di Desa Tarupa, Kecamatan Takabonerate, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Humas Bawaslu Selayar Eriek Gunawan mengatakan, bahwa Manda masih berstatus murid kelas 6 SD. Awalnya mendapatkan C6 dari KPPS.

"Jadi C6 dari KPPS dititip ke sang kakek. Lalu diserahkan kepada Manda. Jadi pada hari H, ikut melakukan pencoblosan tanpa ada satupun pihak dari KPPS yang memberikan peringatan bahwa bersangkutan belum bisa ikut memilih,"kata Eriek.

Ia menambahkan bahwa kesesuaian antara dokumen kependudukan akan diperiksa karena berdasarkan data DPT, Manda terdaftar di TPS dan kelahiran tahun 2001.

Selanjutnya, kata dia, dari pihak Bawaslu akan melakukan kroscek ketika ke Pulau, apakah masuk di DPT. Termasuk mendatangi pihak sekolah, dengan membenarkan apakah Manda benar murid kelas 6 SD.

Eriek menuturkan bahwa nanti malam digelar rapat di Sentra Gakumdu dan Pleno Bawaslu terkait apakah ini layak untuk ditindaklanjuti atau tidak.

"Jika memenuhi unsur maka kita lakukan investigasi. Waktu investigasi setelah diterima laporan maka harus dikaji 1x24 jam. Serta akan di bahas apakah memenuhi syarat formil dan materil. Jika terpenuhi maka kami diberikan waktu 14 hari melakukan proses investigasi," tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, pihak Bawaslu menerima lima laporan terkait pelanggaran pemilu dan semantara didalami lalu dilakukan tahap investigasi karena, tahapannya masing- masing berbeda.

Sekedar diketahui bahwa ketika Manda ditanya terkait statusnya. Ia mengaku belum menikah dan masih murid SD.

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, @ nur_wahidah_saleh

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurwahidah
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved