Banjir Enrekang, Jembatan Penghubung Dusun Galung dan Tungka Terputus
Jembatan yang merupakan akses utama warga di desa itu roboh dan ikut terseret aliran Sungai Saddang.
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Hasrul
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Hujan deras terus mengguyur wilayah Kabupaten Enrekang dalam tiga hari terakhir.
Hal itu mengakibatkan bencana banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Enrekang, Senin (29/4/2019).
Salah satu wilayah yang terdampak banjir adalah Desa Tungka, Kecamatan Enrekang.
Informasi yang dihimpun TribunEnrekang.com, meski tak menimbulkan korban jiwa, namun ratusan hewan ternak milik warga tersapu banjir.
Bahkan, jembatan penghubung satu-satunya antara Dusun Tungka dan Dusun Galung terputus akibat derasnya aliran Sungai Saddang yang memisahkan dua dusun tersebut.
Jembatan yang merupakan akses utama warga di desa itu roboh dan ikut terseret aliran Sungai Saddang.
"Iya kami sudah dapatkan informasi bahwa jembatan di Tungka-Galung terputus, saat ini tim baru akan meninjau lokasinya," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Enrekang, Lukman Dering kepada TribunEnrekang.
Akibat terputusnya jembatan penghubung tersebut, akses untuk masuk ke Dusun Galung harus melewati jalan memutar di Desa Temban.
Salah satu warga Galung, Amran, mengaku sangat terganggu dengan terputusnya jembatan tersebut.
Sebab, jika warga hendak ke Kota Enrekang biasanya hanya menempuh jarak sekitar 13 Km, kini harus ditempuh hingga 25 Km dengan memutar lewat Desa Temban.
"Tentu sangat mengaganggu, karena jembatan ini akses utama warga ke kantor Desa Tungka, tapi.jembatan putus jarak yang hanya butuh 5 menit kini harus sampai 30 menit," ujarnya.
Ia pun berharap, Pemda Enrekang bisa segera memberikan bantuan dan memperbaiki jembatan tersebut.(tribunenrekang.com)
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Follow juga Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mbatan-penghubung-satu-satunya-antara-dusun-tun.jpg)